Tasmalinda
Rabu, 20 Mei 2026 | 18:29 WIB
Tokoh adat Dayak, Panglima Jilah dari Suku Dayak Kanayatn mendatangi Jokowi
Baca 10 detik
  • Panglima Jilah menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 20 Mei 2026.
  • Panglima Jilah mengundang Joko Widodo untuk hadir dalam acara adat budaya yang akan dilaksanakan pada Agustus 2026 mendatang.
  • Joko Widodo memberikan respons positif saat diminta menjadi pemeran utama dalam proyek film kolosal bertema sejarah masyarakat Dayak.

SuaraSurakarta.id - Tokoh adat Dayak, Panglima Jilah dari Suku Dayak Kanayatn mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di rumah pribadi Jokowi di Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo itu langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, Panglima Jilah mengungkap adanya rencana mengajak Jokowi bermain dalam film kolosal bertema Dayak.

Tak tanggung-tanggung, Jokowi disebut akan menjadi pemeran utama dalam film tersebut.

Jokowi Disebut Respon Positif

Usai pertemuan, Panglima Jilah mengatakan kedatangannya selain untuk bersilaturahmi juga mengundang Jokowi menghadiri acara adat budaya yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang.

“Kita silaturahmi dengan beliau mengenai adat budaya, juga mengundang beliau di acara adat budaya di bulan delapan,” kata Panglima Jilah.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak Jokowi untuk ikut bermain dalam film kolosal Dayak yang tengah dipersiapkan.

“Beliau akan main film kolosal Dayak. Respons beliau positif, semuanya tentang budaya,” ungkapnya.

Menurut Panglima Jilah, film tersebut akan mengangkat kisah masyarakat Dayak di masa lampau, termasuk hubungan budaya Dayak dengan Jawa dan Majapahit.

Baca Juga: Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal SP3 Kasus Ijazah Palsu: Semuanya Sudah Clear!

Film itu disebut akan dikemas sebagai film kolosal berlatar sejarah dan budaya Nusantara.

“Itu menceritakan tentang cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit,” katanya.

Ia juga memastikan Jokowi direncanakan memegang peran penting dalam film tersebut. “Pokoknya peran beliau peran utama,” ujarnya.

Selain membahas budaya dan film, Panglima Jilah mengatakan pertemuan dengan Jokowi juga membicarakan persoalan kebangsaan.

Menurutnya, silaturahmi antar tokoh penting dilakukan agar berbagai persoalan bangsa dapat dibicarakan secara terbuka.

“Silahturahmi tokoh itu penting untuk membicarakan supaya persoalan kebangsaan itu punya tempat untuk dibicarakan,” tandasnya.

Load More