- Video viral di media sosial menampilkan kerusakan bangunan Panggung Sangga Buwono Keraton Kasunanan Surakarta pasca revitalisasi yang dinilai tidak layak.
- Ketua Eksekutif LDA, KPH Eddy Wirabhumi, membantah klaim tersebut dan menyatakan video itu diambil sebelum proses revitalisasi berlangsung.
- Pihak Keraton Surakarta menegaskan kondisi bangunan saat ini baik berkat asistensi penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah terkait.
SuaraSurakarta.id - Beredar video di media sosial (medsos) Panggung Sangga Buwono Keraton Kasunanan Surakarta kondisinya rusak usai belum lama direvitalisasi.
Dalam video yang beredar tersebut terdapat gambar kondisi bagian yang rusak, seperti kaca pecah, plafon pecah, tanah bekas rayap, hingga kayu yang keropos.
Kemudian terdapat tulisan, "Viral: Kondisi Panggung Sanggabuwana bocor setelah 3 bulan revitalisasi". Tertulis juga "Kondisi Panggung Songgobuwono bocor parah setelah 3 bulan pengesahan".
Ada keterangan juga dalam video tersebut dengan tulisan "Terlihat juga kaca pecah bekas lemparan ketapel ormas LDA saat ontran-ontran kraton tahun silam".
"Plafon terlihat sudah lepas dan berlubang". Tertulis juga "Tanah bekas rayap juga terlihat di bawah karpet", "Beberapa cat terlihat ala kadarnya" hingga "Beberapa area tangga tampak luput dari pengerjaan".
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi membantah kalau panggung sangga buwana itu kondisinya rusak.
Video yang viral di medsos itu merupakan video lama dan diambil sebelum revitalisasi dilakukan.
"Itu video lama, apa yang ada di video itu tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya," terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Eddy menegaskan kalau panggung sangga buwana sampai saat ini kondisinya cukup baik tidak ada masalah.
Baca Juga: PB XIV Purboyo dan Tedjowulan Sama-sama Gelar Halal Bi Halal, Menbud Fadli Zon Turut Hadir
Revitalisasi yang dilakukan itu tidak sendirian, ada asistensi penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) X DIY-Jateng.
"Kita ini kerja itu tidak sendirian ya, malah dalam asistensi yang sangat penuh dari BPK Wilayah X. BPK itu menentukan mana yang harus diganti, mana yang tidak," kata dia.
"Termasuk bahkan catnya mana yang dipakai merk apa dan warna apa. Itu kita selalu bersama BPK," lanjutnya.
Eddy menilai kalau diurai dari catatan pihak sebelah itu, yang dilingkari di bagian luar dalam video yang beredar itu. Itu seperti jendela tapi dibilang malah pintu, itu tidak pernah kemudian dicat seolah-olah pintu maka warnanya tetap pintu.
"Yang diluar juga sempat ada jamur-jamur, lumut-lumut yang muncul. Sebelum itu viral sudah bersih, itu bisa dicek kalau tidak percaya, itu bagian dari perawatan biasa," ungkap dia.
Soal bagian yang ditutup pakai karpet plastik yang ada di dalam video, itu tidak benar. Kondisi itu ada sebelum revitalisasi dikerjakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
-
Respati Ardi Ogah Terapkan WFH, Pilih Jumat Bersepeda dan Naik Transportasi Publik
-
Viral Video Panggung Sangga Buwono Keraton Solo Rusak Usai Direvitalisasi
-
Respati Ardi Pastikan Tak Ada Gelombang Pemberhentian PPPK Karena Anggaran Pemkot Solo
-
Belanja Celana Adidas Promo di Blibli Banyak Untungnya