Ronald Seger Prabowo
Kamis, 12 Februari 2026 | 13:19 WIB
Ilsutrasi Penampakan macan tutul di Hutan Gunung Lawu. [Foto: Tangkapan layar Instagram]
Baca 10 detik
  • Enam ekor ternak kambing warga di dua desa Kecamatan Jatiyoso telah dimangsa oleh hewan buas macan tutul.
  • Serangan terjadi dalam sepekan terakhir meliputi Desa Beruk dan Desa Wonorejo, dikonfirmasi anggota DPRD dan BPBD Karanganyar.
  • BPBD Karanganyar mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dengan memasang pagar tinggi dan menambah penerangan lingkungan sekitar.

SuaraSurakarta.id - Warga dua desa di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar mendapat teror macan tutul.

Tak tanggung-tanggung, dalam sepekan terakhir,  sebanyak enam kambing ternak warga menjadi mangsa hewan buas.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga Sartono, warga Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso yang juga anggota DPRD Karanganyar.

Dia menceritakan, sebanyak lima ekor kambing milik warga di Dusun Pengkok Desa Beruk dan 2 ekor kambing di milik warga Dusun Gondang Telan Deda Wonorejo juga dimangsa hewan buas ini.

"Serangan macan tutul terjadi sejak sepekan terakhir yang terjadi di dua desa. Desa Beruk dan Wonorejo. Saya menghimbau warga agar hati-hati dan waspada," kata Sartono melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno membenarkan ternak warga dimangsa macan tutul.

"Kejadian dua hari lalu. Sebagai antisipasi, kami mengimbau warga memasang pagar tinggi dan menambah penerangan. Kami juga mengimbau warga hati-hati," tandasnya.

Beberapa waktu lalu, seekor macan tutul yang diduga kerap memangsa ternak warga lereng Gunung Lawu di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar masuk perangkap.

Sempat tak ada teror, kala warga mengusir dengan membuat suara ledakan tradisional dari bambu atau long bumbung

Baca Juga: Perjuangan Ibu Balita Pengidap Penyakit Langka di Karanganyar, Bertahan Hidup dari Live TikTok

Load More