Budi Arista Romadhoni
Selasa, 27 Januari 2026 | 06:59 WIB
Kondisi atap SDN Tegal Muncar Sawit Boyolali yang rusak dan Nyaris Ambrol.
Baca 10 detik
  • Atap SDN Tegal Muncar Boyolali nyaris ambrol pada Sabtu, 17 Januari 2026 akibat hujan dan angin kencang.
  • Siswa terpaksa mengungsi sementara di bangunan baru SMPN 1 Sawit mulai Senin, 26 Januari 2026.
  • Penanganan awal meliputi penyangga bambu dan penutupan atap jatuh; kondisi telah dilaporkan ke Disdik Boyolali.

SuaraSurakarta.id - Atap SDN Tegal Muncar Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali kondisinya memprihatinkan dan nyaris ambrol.

Puluhan siswa pun terpaksa mengungsi sementara untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). 

Informasi yang diterima, kondisi atap sekolah yang nyaris ambrol itu diketahui pada, Sabtu (17/1/2026) lalu. Penjaga sekolah yang sedang bersih-bersih mendengar ada suara "kretek".

"Itu awalnya ada angin, terus pak penjaga baru bersih-bersih di halaman, di bagian teras sekolah ada suara "kretek". Itu diketahuinya Sabtu, 17 Januari 2026 lalu," terang Plt Kepala SDN Tegal Muncar, Suparni, Senin, (26/1/2026).

Menurutnya memang beberapa hari itu turun hujan deras disertai angin terus ya.

Kondisi tiang di teras sekolah miring hampir ambruk, hal itu membuat kayu atap teras sekolah melengkung ke bawah dan genteng berjatuhan

"Karena beberapa hari ini memang hujan angin terus ya," katanya.

Suparni mengatakan saat ini untuk penanganan sementara menyangga kerangka atap dengan bambu. Lalu menutup atap yang gentengnya jatuh dengan MMT bekas.

"Itu sangat membahayakan siswa. Jadi ada penanganan sementara," ujar dia.

Baca Juga: Pemkab Batang Temui Dua Bocah Korban Dirantai di Boyolali

Untuk proses pembelajar dipindah ke bangunan baru SMP N 1 Sawit yang belum ditempati. 

"Sementara waktu pembelajarannya dialihkan mulai hari ini Senin (26/1/2026). Diberi tempat di gedung baru SMPN 1 Sawit yang belum dipakai," sambungnya.

Sementara itu kondisi kerusakan SDN Tegal Muncar Sawit sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Boyolali.

"Sudah kita laporkan ke dinas pendidikan soal kondisi tersebut. Untuk pembangunan mungkin masih akan dikoordinasikan," jelas Koordinator PAUD Dikdas Kecamatan Sawit Nunung Wulandari.

Nunung menambahkan saat ini yang diutamakan itu keselamatan anak-anak dan tetap bisa belajar.

Di SDN Tegal Muncar Sawit itu jumlah siswanya ada 27 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. 

Load More