Budi Arista Romadhoni
Rabu, 21 Januari 2026 | 18:05 WIB
Aksi mandi lumpur Kades Ngepringan, Narso di jalan yang rusak dan berlubang. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemkab Sragen menanggapi aksi Kades Ngepringan yang mandi lumpur karena jalan rusak; rencana rekontruksi 2025 dibatalkan karena refocusing.
  • Jalan sepanjang 3,83 km tersebut sebagian dicor 2018, sisa jalan bebatuan hancur; perbaikan darurat akan gunakan urukan sirtu secepatnya.
  • Keterbatasan anggaran pemeliharaan 2026 (Rp11 miliar) dan dampak refocusing menyebabkan pembangunan permanen diusulkan kembali melalui APBD atau DAK.

David meminta kepada perangkat desa harus berhati-hati saat bertindak mengingat keterbatasan anggaran daerah. 

Karena banyak anggaran yang tergerus untuk keperluan darurat seperti penanganan Covid-19 hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Tahun kemarin DAK cuma ada empat titik, ya harus sabar. Seringkali anggaran kalah dengan refocusing," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Load More