- Toyota Rush lebih terjangkau harganya, sementara Xpander Cross menawarkan kapasitas bagasi lebih fleksibel.
- Kenyamanan kabin Xpander Cross lebih lega sebab menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD).
- Xpander Cross unggul efisiensi BBM, namun Toyota Rush lebih mudah dalam biaya perawatan dan jaringan servis.
SuaraSurakarta.id - Persaingan di segmen Low SUV 7-seater Indonesia semakin ketat. Dua nama yang paling sering dibandingkan adalah Mitsubishi Xpander Cross dan Toyota Rush. Keduanya sama-sama laris, punya basis penggemar kuat, serta dibanderol di kisaran harga yang relatif kompetitif.
Namun, di balik popularitasnya, masing-masing mobil menyimpan keunggulan dan kekurangan yang patut dipertimbangkan sebelum membeli. Berikut rangkuman perbandingan Xpander Cross vs Toyota Rush dari berbagai aspek penting.
1. Harga: Rush Lebih Terjangkau
Dari sisi harga, Toyota Rush unggul lebih dulu. Rush dipasarkan mulai sekitar Rp257 jutaan hingga Rp279 jutaan OTR Jakarta. Sementara itu, Xpander Cross dibanderol sedikit lebih mahal, mulai dari Rp276 jutaan hingga Rp299 jutaan.
Selisih harga ini membuat Rush kerap dilirik konsumen yang ingin LSUV 7-penumpang dengan bujet lebih hemat, terutama di daerah.
2. Kapasitas Bagasi: Xpander Cross Lebih Fleksibel
Untuk urusan bagasi, Xpander Cross tampil lebih unggul. Dalam kondisi standar, bagasinya mampu menampung dua koper besar dalam posisi berdiri. Jok baris ketiga juga bisa dilipat rata lantai dengan konfigurasi 50:50, sehingga kapasitas angkut meningkat signifikan hingga mampu memuat enam koper besar.
Xpander Cross juga dilengkapi kompartemen tambahan di bawah lantai bagasi, cocok untuk menyimpan barang berukuran sedang.
Toyota Rush juga mampu memuat dua koper besar dan memiliki bagasi lebih panjang dibanding generasi sebelumnya. Namun, ruang kabinnya terasa kurang lapang karena adanya gundukan di tengah lantai.
Baca Juga: Dulu Tembus Rp1 M, Mobil Bekas Kelas 'Sultan' Ini Sekarang Cuma Rp70 Jutaan?
3. Kenyamanan Kabin: FWD vs RWD
Perbedaan utama kenyamanan kabin terletak pada sistem penggeraknya. Xpander Cross menggunakan penggerak roda depan (FWD), membuat lantai kabin lebih rata dan ruang kaki lebih lega.
Sebaliknya, Toyota Rush mengandalkan penggerak roda belakang (RWD). Konsekuensinya, terdapat terowongan gardan dan lantai kabin bertingkat yang membuat ruang gerak penumpang terasa lebih sempit.
Dalam penggunaan harian, khususnya perjalanan keluarga jarak jauh, Xpander Cross dinilai lebih nyaman.
4. Dimensi dan Ground Clearance
Secara ukuran, Xpander Cross lebih bongsor. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4.500 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.750 mm, dengan ground clearance 225 mm.
Toyota Rush sedikit lebih ringkas dengan panjang 4.435 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.706 mm, serta ground clearance 220 mm.
Dimensi yang lebih besar membuat kabin Xpander Cross terasa lebih luas dan praktis saat membawa banyak barang.
5. Fitur Keselamatan: Sama-sama Lengkap
Kedua mobil dibekali fitur keselamatan modern. Xpander Cross memiliki Hill Start Assist, Active Stability Control, ABS, EBD, Dual SRS Airbags, hingga Cruise Control.
Toyota Rush tak mau kalah. LSUV ini dibekali enam airbag, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, ABS, EBD, dan Emergency Brake Signal. Bahkan, Rush dilengkapi indikator sabuk pengaman untuk seluruh penumpang.
Secara jumlah airbag, Rush unggul. Namun, Xpander Cross menawarkan fleksibilitas pengaturan fitur yang bisa disesuaikan gaya berkendara.
6. Mesin dan Konsumsi BBM
Xpander Cross dibekali mesin 1.5L MIVEC DOHC 16V dengan tenaga 106 PS dan torsi 121 Nm. Dalam pengujian, konsumsi BBM-nya mencapai 12,8 km/liter di dalam kota dan 17,6 km/liter di jalan tol.
Toyota Rush menggunakan mesin 1.5L 2NR-VE dengan tenaga 104 PS dan torsi lebih besar, 136 Nm. Namun, konsumsi BBM Rush tercatat lebih boros, sekitar 10 km/liter di dalam kota dan 16,4 km/liter luar kota.
Dari sisi efisiensi, Xpander Cross jelas lebih unggul.
7. Kepraktisan dan Biaya Perawatan
Xpander Cross menawarkan banyak kompartemen penyimpanan dan power outlet di setiap baris, sangat mendukung kebutuhan keluarga modern.
Rush juga punya banyak cup holder, tetapi power outlet hanya tersedia satu di depan, kecuali tipe TRD Sportivo.
Namun, Toyota Rush unggul dalam biaya perawatan. Jaringan bengkel Toyota yang luas dan ketersediaan spare part membuat Rush lebih mudah dirawat, terutama di kota-kota kecil.
Jika mengutamakan kenyamanan, kelegaan kabin, dan efisiensi BBM, Mitsubishi Xpander Cross lebih layak dipilih. Namun, bila mencari harga lebih terjangkau, perawatan murah, dan jaringan servis luas, Toyota Rush tetap menjadi opsi rasional.
Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan dan kondisi masing-masing pengguna. Keduanya sama-sama kompeten di kelas LSUV 7-seater Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?
-
Kaesang Sesumbar Jadikan Jateng Kandang Gajah: PSI Menang Mutlak di Pemilu 2029!
-
Mengejutkan! Hasan Nasbi Temui Jokowi di Rumah Pribadi, Apa Obrolan Rahasia Selama Satu Jam?
-
Izin Pembangunan Bukit Doa Dicabut Bupati Karanganyar, LBH GP Ansor Bakal Gugat ke PTUN