- Sidang pembuktian perkara Citizen Lawsuit Ijazah Jokowi di PN Solo ditunda Selasa (30/12/2025) karena adanya ketidaksesuaian surat bukti penggugat.
- Majelis hakim memutuskan pembuktian akan dimulai dengan surat terlebih dahulu, bukan menghadirkan saksi secara langsung untuk dipelajari.
- Penundaan terjadi karena adanya perbedaan penafsiran majelis hakim mengenai penyajian dua KTP dalam satu bukti surat penggugat.
Terpisah Kuasa Hukum Penggugat, M. Taufik menjelaskan ini bukan persoalan valid atau tidak valid. Tapi adanya perbedaan pemahaman.
"Kami menyajikan dua KTP dalam satu bukti, hakim menghendakinya dua KTP itu sebagai dua bukti. Jadi hari ini belum sampai pada valid atau tidak valid tetapi yang benar ada beda penafsiran," jelas dia.
Taufiq mengatakan karena penggugatnya dua maka dua KTP itu dijadikan satu. Tapi hakim tidak bisa menerima itu, artinya KTP satu penggugat satu dan selanjutnya.
"Otomatis karena masing-masing orang itu dianggap satu bukti maka ijazah penggugat dianggap dua. Itu saja, kalau bukti-bukti yang lain ijazah alumni Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985 dan sebagainya itu semuanya masih orisinil," tandasnya.
Taufiq menambahkan merasa optimis akan memenangkan sidang citizen lawsuit. Karena memiliki bukti-bukti yang tidak bisa dibantah.
"Kami memiliki optimisme sidang-sidang selanjutnya kami akan memenangi. Karena kami memiliki bukti-bukti yang tidak bisa dibantah," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?