- Solo menjadi lokasi favorit pelari karena jalur nyaman, pemandangan khas, dan suasana pagi yang hangat untuk latihan rutin.
- Stadion Manahan menawarkan trek stabil dan fasilitas lengkap; CFD Slamet Riyadi ideal untuk latihan pace dengan suasana ramai.
- Pilihan rute lain mencakup Taman Balekambang (teduh), sekitar Solo Safari (alami), dan jalur sejarah Ngarsopuro-Keraton.
SuaraSurakarta.id - Solo bukan hanya terkenal sebagai kota budaya dan kuliner. Kota ini juga menjadi salah satu tempat favorit pecinta olahraga lari karena jalurnya yang nyaman, pemandangan kota yang khas, dan suasana pagi yang hangat.
Banyak komunitas runner Solo memilih kota ini sebagai tempat latihan rutin, mulai dari pemula hingga pelari maraton.
Jika Anda sedang mencari inspirasi rute lari yang seru dan realistis di Solo, berikut lima pilihan terbaik yang patut dicoba.
1. Stadion Manahan, Surakarta
Stadion Manahan adalah ikon olahraga terbesar di Solo dan selalu menjadi pusat aktivitas lari. Rute lari mengelilingi stadion sangat nyaman dengan permukaan track yang stabil dan aman untuk berbagai level pelari.
Jalurnya favorit untuk latihan ringan hingga persiapan lomba. Suasana pagi di Manahan sangat menyenangkan karena banyak komunitas olahraga berkumpul di satu tempat.
Tempat ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti area parkir luas, toilet, spot stretching, hingga pedagang minuman isotonik dan jus buah segar.
Rata rata pelari mengambil jarak 3 sampai 5 kilometer, namun bagi yang ingin lebih menantang bisa menyusun rute memutar ke area perumahan sekitar.
2. Car Free Day Jalan Slamet Riyadi
Baca Juga: DPRD Solo Kritik Rencana Wali Kota Terapkan WFH usai Dana ke Daerah Dipangkas
Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi berlangsung setiap Minggu pagi dan menjadi salah satu rute lari paling ramai di Solo. Jalur panjang yang lurus dan datar sangat ideal untuk latihan pace.
Sepanjang rute, pelari dapat menikmati suasana kota yang hidup, bangunan bersejarah, dan berbagai aktivitas masyarakat.
Mulai dari Gladak hingga ke area Purwosari, jarak bolak balik bisa mencapai 6 hingga 8 kilometer. Meskipun cukup ramai, suasananya terasa penuh energi dan motivasi.
Cocok untuk pelari yang suka keramaian dan ingin menggabungkan olahraga dengan hiburan. Setelah lari, banyak pilihan sarapan lezat di sekitar area CFD seperti bubur ayam, rawon, atau minuman sehat.
3. Taman Balekambang
Jika ingin rute lari yang lebih hijau dan teduh, Taman Balekambang adalah pilihan yang tepat. Rute di dalam taman ini tidak terlalu panjang, namun suasananya menenangkan dan cocok untuk easy run atau recovery day.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa