- Pada 25 November 2025, Pakubuwon XIV memperkenalkan kabinet baru bertujuan memodernisasi operasional Keraton Solo.
- Kabinet baru tersebut menunjuk GKR Panembahan Timur untuk melestarikan tradisi dan GKR Devi Liliana urusan pariwisata.
- Pembentukan kabinet ini menekankan pentingnya pendidikan, kemandirian ekonomi, serta menjaga keseimbangan tradisi dan modernitas.
Sebagai bagian dari pembaruan di dunia pendidikan, jabatan Mendikbud diharapkan bisa memastikan bahwa sistem pendidikan di Keraton Solo tidak hanya mengajarkan nilai-nilai tradisional, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan modern yang relevan bagi generasi masa depan.
6. Kepala Keuangan: Meningkatkan Kemandirian Ekonomi
Salah satu langkah penting dalam kabinet ini adalah penguatan sektor ekonomi Keraton melalui Kepala Keuangan yang bertugas meningkatkan kemandirian ekonomi Keraton. Posisi ini berfokus pada pemanfaatan sumber daya yang ada secara lebih efisien, serta memastikan keberlanjutan ekonomi jangka panjang bagi Keraton Solo melalui program-program yang terukur dan strategis.
7. Sekretaris Keraton: Efisiensi Administrasi dan Operasional
Sekretaris Keraton memegang peran vital dalam menjaga kelancaran administrasi dan operasional di lingkungan Keraton Solo. Dengan perubahan besar yang terjadi dalam struktur organisasi, posisi ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat dieksekusi dengan efektif dan efisien.
8. Anggota Dewan Tradisi: Menjaga Keseimbangan Antara Tradisi dan Modernitas
Dewan Tradisi diisi oleh para ahli yang memiliki pengetahuan mendalam tentang adat dan budaya Jawa. Tugas utama mereka adalah menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi dalam menjalankan roda pemerintahan Keraton.
Mereka juga berperan penting dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap sejalan dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur.
Dengan pengangkatan kabinet baru ini, Pakubuwon XIV (Purbaya) ingin membawa Keraton Solo menuju masa depan yang lebih modern dan terbuka, sembari tetap menjaga esensi budaya yang telah ada selama berabad-abad.
Baca Juga: Era Baru Keraton Solo: PB XIV Purboyo Reshuffle Kabinet, Siapa Saja Tokoh Pentingnya?
Susunan kabinet yang terdiri dari berbagai ahli di bidangnya menunjukkan bahwa Keraton Solo siap untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budaya dan tradisinya.
Keberagaman dalam kabinet ini, baik dari kalangan keluarga Keraton maupun profesional di luar, menunjukkan bahwa Keraton Solo berkomitmen untuk menjadi lebih inklusif dan terbuka dalam menjalankan tata kelola.
Selain itu, dengan melibatkan banyak pihak, kabinet ini diharapkan dapat menciptakan kebijakan yang lebih berdampak dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sambil tetap memperhatikan kearifan lokal.
Perubahan ini menjadi simbol bahwa Keraton Solo tidak hanya berfungsi sebagai pusat budaya dan tradisi, tetapi juga sebagai tempat yang siap menghadapi tantangan global.
Ke depannya, kita bisa berharap bahwa Keraton Solo akan semakin dilihat sebagai pusat kebudayaan yang tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi