- Solo menawarkan banyak destinasi wisata dekat Pasar Gede yang dapat dicapai jalan kaki atau sepeda.
- Tujuh lokasi populer meliputi Alun Alun Lor, Benteng Vastenburg, dan Keraton Kasunanan Surakarta.
- Destinasi tersebut menyajikan perpaduan wisata sejarah, budaya otentik, dan pengalaman kuliner menarik.
SuaraSurakarta.id - Solo selalu punya pesona yang membuat siapa pun ingin kembali. Kota ini tidak hanya kaya budaya dan ramah wisatawan, tetapi juga menawarkan banyak destinasi menarik yang letaknya saling berdekatan.
Jika Anda menghabiskan akhir pekan di Solo dan menjadikan Pasar Gede sebagai titik awal perjalanan, ada banyak tempat wisata yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki atau naik sepeda.
Mulai dari kawasan bersejarah, pusat budaya, sampai kampung tematik, semua bisa Anda nikmati dalam satu hari. Berikut tujuh rekomendasi tempat wisata dekat Pasar Gede Solo yang wajib masuk itinerary akhir pekan Anda.
1. Alun Alun Lor Solo
Alun Alun Lor adalah titik yang paling mudah dijangkau dari Pasar Gede karena jaraknya hanya sekitar satu kilometer.
Lokasinya berada di sisi utara Keraton Kasunanan Surakarta dan baru dibuka kembali pada akhir 2024 setelah revitalisasi besar. Area ini dikelilingi Bangsal Patalon, dua pohon beringin besar, serta Masjid Agung di sisi barat yang menambah nuansa historis kawasan ini.
Di sini, Anda bisa jogging, senam ringan, atau berjalan santai menikmati suasana kota. Pada waktu tertentu alun alun ini menjadi pusat berbagai acara budaya, seperti sekaten maupun pagelaran tradisional.
Yang membuatnya ideal untuk akhir pekan adalah suasananya yang luas dan tenang, cocok untuk mengawali hari sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
2. Alun Alun Kidul Solo
Baca Juga: Era Baru Keraton Solo: PB XIV Purboyo Reshuffle Kabinet, Siapa Saja Tokoh Pentingnya?
Sedikit lebih jauh, sekitar dua kilometer dari Pasar Gede, terdapat Alun Alun Kidul Solo. Tempat ini lebih ramai dan sering menjadi lokasi kumpul warga Solo. Di sini Anda bisa menemukan Gapura Gading yang ikonik dan kerbau bule yang dikirap saat perayaan tertentu, terutama dalam tradisi Grebeg Suro.
Alun Alun Kidul terkenal sebagai lokasi olahraga pagi dan tempat kulineran malam. Jika Anda beruntung, Anda bisa menikmati suasana pasar malam lengkap dengan wahana permainan dan street food yang berjejer. Tempat ini sangat cocok untuk menghabiskan malam akhir pekan sebelum kembali ke penginapan.
3. Benteng Vastenburg
Benteng Vastenburg adalah salah satu destinasi bersejarah yang sangat dekat dengan Pasar Gede. Jaraknya hanya sekitar 450 meter sehingga mudah ditempuh dengan berjalan kaki.
Benteng ini dibangun pada tahun 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron van Imhoff dan menjadi saksi besar berbagai peristiwa sejarah seperti Perang Diponegoro dan pertempuran Ambarawa.
Saat ini Benteng Vastenburg berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai artefak dan diorama.
Anda bisa menyusuri area benteng, melihat sumur tua, menikmati arsitektur pentagon, serta berfoto dengan latar bangunan kolonial yang megah. Harga tiketnya pun sangat terjangkau sehingga cocok untuk kunjungan singkat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
4. Gedung Juang 45 Solo
Masih satu kawasan dengan Benteng Vastenburg, Gedung Juang 45 Solo berada sekitar 750 meter dari Pasar Gede. Gedung ini memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial.
Pada awalnya difungsikan sebagai kantin tentara Belanda, kemudian menjadi markas militer Jepang, hingga akhirnya berubah menjadi panti asuhan dan markas TNI setelah masa kemerdekaan.
Kini Gedung Juang 45 menjadi lokasi wisata malam yang menarik. Anda bisa mengagumi arsitektur bangunan lama, berburu foto dengan atmosfer klasik, dan menikmati kuliner di sekitar area. Gedung ini buka dari sore hingga tengah malam sehingga cocok dijadikan destinasi penutup weekend.
5. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
Beranjak sedikit ke selatan dari Pasar Gede, Anda akan sampai di Keraton Kasunanan Surakarta. Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dan bisa ditempuh dengan berjalan santai. Keraton ini adalah pusat budaya dan pemerintahan tradisional Kasunanan, terdiri dari beberapa kompleks seperti Sasana Sewaka, Sitinggil, dan area taman Sriwedari yang penuh tanaman hias.
Keraton menyimpan benda pusaka, gamelan, hingga berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan perkembangan budaya Jawa. Mengunjungi keraton di akhir pekan bisa menjadi momen edukatif sekaligus perjalanan spiritual. Suasananya sangat kontras dengan hiruk pikuk kota modern.
6. Kampung Batik Kauman
Bagi pencinta batik, Kampung Batik Kauman adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Jaraknya sekitar dua kilometer dari Pasar Gede dan berada di kawasan yang dekat dengan Pasar Klewer. Kauman dikenal sebagai kampung batik tertua di Solo, tempat para perajin batik beraktivitas sejak puluhan tahun lalu.
Di sini Anda bisa melihat proses pembuatan batik dari menggambar motif, mengecap kain, hingga pewarnaan. Banyak workshop yang membuka kelas singkat bagi wisatawan. Selain belajar, Anda juga bisa berbelanja kain batik berkualitas tinggi atau produk turunannya seperti syal, kemeja, dan pakaian anak. Kampung Kauman adalah destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin membawa oleh oleh khas Solo.
7. Kampung Budaya Baluarti
Kampung Budaya Baluarti terletak tidak jauh dari Keraton Surakarta dan menawarkan pengalaman wisata budaya yang lengkap. Destinasi ini menghadirkan cooking class dengan menu khas seperti nasi liwet, serta kuliner tradisional seperti pecel Solo, cabuk rambak, dan tengkleng yang disajikan ala abdi dalem.
Anda juga bisa mencoba naik andong, melihat pertunjukan seni tradisional, dan membeli suvenir buatan warga lokal. Suasananya hangat dan edukatif, cocok untuk keluarga yang ingin merasakan atmosfer budaya Jawa secara langsung.
Menghabiskan akhir pekan di sekitar Pasar Gede Solo memberi Anda kesempatan untuk menjelajahi banyak destinasi tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga kegiatan keluarga semuanya tersedia dalam radius yang mudah dijangkau. Anda bisa sarapan di sekitar Pasar Gede, berjalan menuju Keraton, lanjut ke Kampung Batik Kauman, lalu menghabiskan malam di Gedung Juang 45. Weekend singkat pun terasa lengkap dan menyenangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bikin Nafsu Makan Meningkat, Menu Variatif Makan Bergizi Gratis Jadi Primadona Santri Karanganyar
-
Kisah UD Syafina: Berdayakan Warga Lokal dan Peternak Berkat Program Makan Bergizi Gratis
-
Sabar Menanti 20 Tahun, Mimpi Warga Boyolali Punya Jembatan Permanen Akhirnya Terwujud
-
Warga Solo Makin Punya Banyak Pilihan Layanan Kesehatan Berkualitas
-
Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari