- Namun sebagai bentuk evaluasi, para siswa tidak menginginkan lagi MBG dengan menu nasi goreng.
- Sebagai bentuk evaluasi, para siswa tidak menginginkan lagi MBG dengan menu nasi goreng.
- Kembali beroperasi apabila syarat-syarat Standar Operasional Prosedur (SOP) dari SPPG telah terpenuhi.
SuaraSurakarta.id - Sejumlah siswa SMPN 1 Tawangmangu yang disinyalir keracunan usai santap Makan Bergizi Gratis (MBG), namun mereka tidak kapok.
Para siswa-siswi di SMP tersebut tetap akan menyantap MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang didatangkan di sekolah tersebut.
Namun sebagai bentuk evaluasi, para siswa tidak menginginkan lagi MBG dengan menu nasi goreng.
Sebab menu itu yang diyakini menjadi penyebab ratusan siswa SMPN 1 Tawangmangu dan para siswa di sekolah lainnya mengalami keracunan.
"Kami tetap menerima MBG, asal menunya tidak nasi goreng," kata salah satu siswa yang masih terbaring di RSUD Kartini dan dibesuk oleh Kasatgas Percepatan MBG Karanganyar, Adhe Eliana, Jumat (10/10).
Adhe Eliana yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar disela menjenguk 10 pelajar yang dirawat di rumah sakit sempat mengatakan SPPG yang disinyalir menjadi penyebab keracunan untuk sementara dihentikan operasionalnya.
Kembali beroperasi apabila syarat-syarat Standar Operasional Prosedur (SOP) dari SPPG telah terpenuhi.
"Ini sebagai bentuk sanksi bagi SPPG yang bersangkutan agar dapat memenuhi standar mutu makanan yang higienis, sehat dan bergizi.
Kunjungan Adhe Eliana membesuk 10 pelajar yang masih terbaring di rumah sakit tujuannya untuk memastikan para pelajar mendapat pelayanan kesehatan yang baik dan mendengar secara langsung keluhan dari para pelajar.
Baca Juga: Sambut Era Digital, UKM di Karanganyar Dapat Pembekalan Aplikasi 'ADIK MANJA'
Kasatgas Percepatan MBG itu saat datang ke rumah sakit didampingi Wakapolres Karanganyar Kompol Miftahul Huda, Sekretaris Dinkes Karanganyar, Dwi Rusharyati, dan Direktur RSUD Kartini Karanganyar, Arie Setyoko.
Usai menemui satu per satu pelajar yang masih dirawat, Adhe Eliana mendapat pesan bahwa para pelajar tidak mau lagi menyantap MBG jika menunya berupa nasi goreng. “Tadi saya tanya semua dan mereka bilang masih tetap mau makan MBG asal bukan nasi goreng,” kata dia.
Pelajar yang menjalani rawat inap diketahui berasal dari SMPN 1 Tawangmangu. Di sekolah tersebut, kata Adhe, program MBG sudah dimulai sejak dua bulan lalu. “Nasi goreng ini baru pertama kalinya jadi menu yang anak-anak santap, tapi malah terjadi kejadian seperti ini," tambahnya.
Dalam kunjungannya itu, Adhe Eliana juga memastikan para pelajar yang masih menjalani perawatan, semua biaya ditanggung oleh Pemkab Karanganyar.
Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Ali Akbar, telah melakukan sidak ke SPPG yang membuat 105 siswa dari beberapa sekolah diyakini mengalami keracunan. Dalam sidak tersebut Ali Akbar meminta agar SPPG yang bersangkutan segera diperbaiki dengan harapan ke depannya tidak terulang kembali kejadian yang sama.
“Dari BGN sendiri, SPPG tersebut telah diinstruksikan untuk melakukan evaluasi besar-besaran atas standar operasional dalam waktu dua minggu ke depan,” kata Ali.
Pihaknya juga telah berkomunikasi agar dinas terkait di Karanganyar segera menggelar pelatihan kepada seluruh anggota SPPG, mulai dari memilih bahan, memasak, hingga menyajikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur