SuaraSurakarta.id - Sejumlah fasilitas publik rusak terjadi aksi solidaritas driver Affan Kurniawan yang meninggal dilindas mobil rantis Brimob di Kota Solo, Jumat (29/8/2025).
Dari pantauan di lapangan, fasilitas publik yang rusak seperti pot taman di pembatas jalan, water barrier, bak sampah rambu lalu lintas hingga halte bus juga rusak.
Tidak hanya dirusak tapi juga dibakar, seperti water barrier di sejumlah lokasi di Jalan Adi Sucipto, Jalan Slamet Riyadi, Bundaran Gladak hingga depan Balai Kota Solo.
Bahkan besi penyangga rambu-rambu juga dicabut dan dijadikan senjata. Wastafel yang ada di Selter Manahan juga rusak dan patah.
Aksi sendiri tidak hanya digelar di depan Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Tapi juga di Bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi, depan Balai Kota Solo hingga depan DPRD Solo.
Kerusakan-kerusakan fasilitas umum saat aksi driver ojol mendapat respon dari Wali Kota Solo Respati Ardi. Wali Kota sempat meninjau dan mengecek langsung ke lokasi.
Respati menyebut akan membenahi fasilitas-fasilitas yang rusak.
"Fasum-fasum yang rusak kira benahi. Water barrier ya hari ini banyak yang rusak, nanti dari APBD kita siapkan," terangnya saat ditemui, Jumat (28/8/2025).
Respati menjelaskan terpenting pasca akan segera membersihkan terlebih dahulu. Sehingga lalu linta kembali lancar lagi.
Baca Juga: Sesak Nafas Usai Demo Ricuh di Solo, Sejumlah Driver Ojol Dilarikan ke Rumah Sakit
"Yang penting kita pascanya kita beresin dulu biar warga lalu lintasnya lancar lagi," ungkap dia.
Respati pun minta kepada rotary yang menyumbang pot-pot bungan dan telah rusak. Itu juga akan segera diganti dan dipasang di tempat semula.
"Saya juga mohon maaf kepada warga Solo. Lalu lintas jadi terhambat," katanya.
Respati minta kepada semua pihak untuk bisa menjaga kondusivitas Kota Solo. Diharapkan semua pihak bisa menahan diri jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan.
"Mohon dari elemen yang terlibat menjaga kondusivitas. Aparat yang bertugas mohon bisa lebih baik, lebih membuka ruang lebih humanis dan semoga tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, sehingga warga Solo bisa berjalan dengan baik tidak ada kekurangan apapun," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Selamat Tinggal Calvin Verdonk, Perpisahan Lawan Klub Justin Hubner Besok
-
Calvin Verdonk Resmi ke Ligue 1, Gabung LOSC Lille dari NEC Nijmegen
-
Aksi di Polda Bali Ricuh, Massa Lempar Batu Hingga Gerbang Rusak dan Kaca Pecah
-
Gedung DPRD NTB Dibakar, Komputer Hingga Kursinya Dijarah
-
Aksi Demo Polisi Tumpah di Bali, Ratusan Ojol dan Mahasiswa Geruduk Polda Bali
Terkini
-
Unjuk Rasa di Solo Berakhir Anarkis, Aliansi Ojol Soloraya Klaim Ada Penyusup
-
Kapolresta Solo Pastikan Tak Ada Senjata Peluru dalam Pengamanan Unjuk Rasa
-
Fasilitas Publik Rusak saat Aksi Driver Ojol di Solo, Wali Kota: Segera Kita Benahi
-
Pendemo di Solo Beringas! Bakar Gedung Sekwan DPRD Kota Solo
-
Cerita Pedagang dan Pengunjung Shelter PKL Manahan Saat Demo Ricuh: Kaget dan Langsung Berlarian