SuaraSurakarta.id - Film drama Indonesia terbaru 'Lyora: Penantian Buah Hati' sukses menggetarkan hati para penonton saat roadshow perdana di Solo Paragon XXI.
Film yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara ini menceritakan perjuangan pasangan suami istri dalam menghadapi tantangan infertilitas dan penantian panjang akan hadirnya buah hati.
Dalam special screening yang berlangsung di Kota Solo, banyak penonton mengaku terharu hingga meneteskan air mata.
Film ini dinilai bukan hanya menyajikan cerita emosional, tetapi juga memberi edukasi penting tentang program kehamilan, kesehatan reproduksi, dan mental health pejuang garis dua.
"Luar biasa sekali, perjuangan dalam film ini sangat relate. Saya jadi paham bahwa memiliki anak memang bukan hal mudah bagi sebagian pasangan. Tapi film Lyora ini memberi harapan dan semangat baru," ungkap salah satu penonton usai pemutaran film.
Film ini mengisahkan Meutya (Marsha Timothy), seorang wanita karier yang telah memasuki usia matang, namun belum juga dikaruniai anak.
Bersama suaminya Fajrie (Darius Sinathrya), mereka mencoba berbagai program kehamilan termasuk bayi tabung (IVF).
Perjalanan keduanya penuh rintangan, dari kegagalan, kehilangan, hingga tekanan sosial, namun tetap dibalut dengan semangat pantang menyerah.
Uniknya, Lyora menjadi film Indonesia pertama yang mengangkat kisah perjuangan kehamilan dari perspektif pasangan, bukan hanya perempuan, dalam format drama keluarga yang sarat makna.
Baca Juga: Dijamin Ngakak! Angkat Kehidupan Kota Solo, Film Komedi 'Cocote Tonggo' Akhirnya Tayang
Dalam sesi talkshow usai penayangan, hadir publik figur Dhea Ananda yang turut membagikan kisah pribadinya sebagai pejuang dua garis.
Dhea menyampaikan bagaimana tekanan sosial terhadap pasangan tanpa anak bisa memengaruhi mental, dan pentingnya membatasi komentar-komentar yang tidak membangun.
"Orang boleh bicara, tapi kita punya hak untuk memfilter. Fokus pada proses dan percaya diri adalah kunci," tutur Dhea.
Sementara itu, dr. Mohammad Zacky Arda, Sp.O.G. memaparkan bahwa sekitar 15–20% pasangan Indonesia mengalami infertilitas, dan sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter bila belum hamil setelah satu tahun menikah.
"Penanganan lebih dini sangat penting. Jangan tunggu sampai usia semakin matang," pesannya.
Lyora: Film Inspiratif untuk Para Pejuang Garis Dua
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga