SuaraSurakarta.id - Kebakaran hebat terjadi di ruas Jalan Surya, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Rabu (16/7/2025) pagi.
Dua bangunan yakni Toko Madura dan konter HP Borneo Cell, ludes dilalap api.
Dihimpun Suara.com, kebakaran bermula saat Ahmad Fajri (18) penjaga warung, sedang membuka warung dan melayani pelanggan yang ingin mengisi bensin.
Ketika hendak menghidupkan mesin, mesin pom mini di depan warung tak mau menyala. Pelanggan pun batal membeli bensin.
Ahmad Fajri yang mengetahui mesin pom mininya rusak kemudian masuk lagi ke toko.
"Tapi beberapa menit, tiba-tiba keluar api dari arah pom mini. Saya coba padamkan tapi enggak bisa, apinya langsung membesar dan membakar motor yang ada di depan pom mini," kata dia.
Api dengan cepat menyambar seluruh bagian warung Madura. Dalam waktu bersamaan, kobaran api juga menjalar ke bangunan sebelah, yaitu konter pulsa Borneo Cell.
Tak hanya itu, rumah milik Wahyu yang berada di sisi kiri kios juga turut terdampak. Atap rumah mengalami kerusakan akibat terjilat api.
Kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir api merembet ke bangunan rumah lain, mengingat lokasi yang saling berhimpitan. Salah satunya adalah Titin (41), warga sekitar yang rumahnya tak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Siap Digunakan, Ini Penampakan Sarana dan Prasaran Sekolah Rakyat di Solo
"Saya lihat api dari pom mini dan motor, lalu saya teriak minta tolong dan langsung ada yang telepon Damkar," ucapnya.
Beberapa unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api agar tidak menjalar ke permukiman warga lainnya.
Saat api berhasil dipadamkan, kondisi kedua kios sudah hangus total.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyebut dugaan awal api berasal dari korsleting mesin pom mini di warung Madura.
"Kejadian diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Api berasal dari mesin pom mini, dan cepat menjalar karena kondisi kios semi permanen dan banyak barang mudah terbakar," jelasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata para pemilik serta saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp320 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu