SuaraSurakarta.id - Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 17 Solo yang berada di Center Terpadu Prof Dr Soeharso Jalan Tentara Pelajar Jebres siap digunakan mulai 14 Juli 2025 nanti.
Berbagai persiapan pun terus dilakukan atau diselesaikan agar bisa dipakai untuk proses belajar mengawal pada awal pekan mendatang.
"Jadi persiapan Sekolah Rakyat Menengah Atas 17 di Solo yang kebetulan bertempat di Center Terpadu Prof. Dr Soeharso, kita persiapan fisik itu sudah hampir rampung 100 persen," terang Kepala Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Nova Dwiyanto Suli, Jumat (11/7/2025).
Nova mengatakan teman-teman dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU PR) sudah melakukan renovasi dan revitalisasi.
"Saat ini tinggal proses perapian, pembersihan sisa-sisa debu terkait pembangunan tersebut," katanya.
Untuk sarana dan prasarana Sekolah Rakyat, lanjut dia, sudah lengkap semua. Ruang kelas ada delapan rombongan belajar (rombel), tiap rombel itu ada 25 anak.
Selain itu, lanjut dia, asrama diklaim juga sudah siap dan asrama putra dan putri itu dipisahkan. Ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Meski asrama dipisah tapi kelasnya itu digabung. Untuk asrama beda gedung, bangunan A dan B. Tiap asrama ada wali asuh, wali asrama yang akan mendampingi selama aktivitas di asrama," papar dia.
Selama anak-anak di asrama itu ada kegiatan dan sudah disusun rapi dari pagi baik yang beragama Islam maupun non Islam. Selanjutnya menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Bawa Basket Meroket, Perbasi Dukung Arfinsa Gunawan Maju Calon Ketua KONI Surakarta
"Jadi pagi kalau yang beragama Islam itu bangun salat subuh, bagi yang agama non Islam itu berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan sesuai jadwal belajar yang sudah ditentukan," jelasnya.
"Untuk fasilitas tempat tidur, meja belajar, dan kamar mandi semuanya baru dibangunkan oleh Kemen PU," lanjut dia.
Selama sekolah dan di asrama, mereka boleh keluar masuk tapi harus sesuai aturan yang sudah ada.
"Kalau terkait teknisnya tentunya ini sekolah rakyat untuk mendidik dan membangun karakter anak-anak. Kalau dibilang keluar masuk dari gerbang, tentunya ada aturan-aturan yang mengikat. Jadi memang boarding sistem asrama itu anak-anak dibentuk mental dan karakternya selain pendidikan formas yang berkualitas," ungkapnya.
Untuk jumlah siswa sudah ditetapkan 200 anak jenjang SMA. Tujuan karena begitu banyak siswa yang mendaftarkan pada saat itu, jadi kuota ditambah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial.
"Jadi awal itu 100 siswa jadi 200 siswa. Ini untuk mengakomodir siswa-siswa di seluruh Kota Solo yang berminat mengikuti program ini. Terkait yang mengundurkan diri memang ada beberapa karena ada yang diterima di sekolah tertentu yang sesua minat dan bakatnya," sambung dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper