"Uang tabungan, uang tabungan. Ya, sebenarnya untuk pendidikan anak-anak saya ke depan karena memang masih kecil. Jadi ya kita sisihkan lah uang tersebut untuk mereka ke depan," kata dia, Kamis (2/6/2025).
Iwan menjelaskan namun kalau dinilai ini penting untuk penyidikan kasus ini. Maka tidak masalah uang tersebut diserahkan.
"Kalau dinilai ini penting untuk, kami serahkan untuk proses penyidikan, ya kami serahkan. Nanti kami akan mengajukan pembuktian bahwa uang tersebut bukanlah uang dari, tidak ada campur pautnya dengan kasus yang sekarang diproses," ungkapnya.
Wawan mengatakan bahwa uang tersebut sudah dikumpulkan sejak beberapa tahun lalu. Jadi sebenarnya ini untuk anak-anak tapi ini lebih prioritas agar upaya penyidikan bisa lebih lancar.
"Ya sudah kami serahkan terlebih dahulu. Nanti kami urus untuk pembuktiannya," katanya.
Menurutnya kebetulan itu ada labelnya tahun 2024, jadi tidak ada hubungannya dengan kasus ini. Uang itu memang disimpan di dalam rumah. Penyimpanannya dibungkus plastik Micky Mouse.
"Uang memang disimpan di dalam rumah dan dibungkus plastik Micky Mouse. Itu sudah ada label tahun 2024. Ia menegaskan bahwa uang tersebut tidak ada kaitannya dengan persoalan Sritex," jelas dia.
Wawan menegaskan kooperatif dan menyerahkan uang Rp 2 miliar ke penyidik Kejagung. Uang ini adalah uang halal dan tidak akan disembunyikan.
"Kami kooperatif, beliau minta untuk diserahkan terlebih dahulu nanti tinggal kita membuktikan. kita kooperatif aja, intinya kalau uang halal itu tidak disembunyikan," sambungnya.
Baca Juga: Polemik Berlanjut, Politisi PKS Laporkan Pemilik Ayam Goreng Widuran ke Polisi
Wawan menambahkan sudah mengumpulkan uang tersebut sejak beberapa tahun lalu untuk pendidikan anak. Karena kan sekarang sekolah itu mahal, jadi ini persiapan sebagai orang tua
"Iya (sudah beberapa tahun lalu) ya, jadi uang tabungan. Untuk sekolah ke depan. Sekarang kan sekolah mahal ya, ke depannya jadi persiapan lah sebagai orang tua ya,” tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng