SuaraSurakarta.id - Presiden Jokowi tidak jadi mendaftar sebagai calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bukan tanpa alasan, Jokowi tidak ikut mendaftar jadi calon ketum PSI. Ia menyebut biar yang muda-muda saja maju.
"Yang muda-muda saja. Saya kira lebih yang muda-muda saja," terangnya, Kamis (26/6/2025).
Ketika ditanya apakah menyerahkan ke Kaesang Pangarep yang sudah mendaftar, Jokowi menyebut menyerahkan ke semua kandidat.
"(Sudah menyerahkan ke Mas Kaesang) Nggak. Ke semua kandidat, siapa nanti yang dipilih," jelas dia.
Jokowi mengatakan memberikan restu ke semuanya tidak hanya ke Kaesang Pangarep.
"(Sudah beri restu ke Mas Kaesang) Ke semuanya. Ke semua kandidat, saya kira baik-baik semuanya. Muda-muda semuanya baik," ungkapnya.
Saat disinggung apakah akan mempertimbangkan masuk ke partai lain, Jokowi tidak menjawab hanya tertawa.
Seperti diketahui Jokowi sempat santer dikabarkan akan maju mendaftar sebagai calon ketum PSI. Hal ini disampaikan saat Jokowi ditanya awak media soal kabar masuk kandidat ketum PPP.
Baca Juga: Lokasi KKN Jokowi Nyata, Warga Ketoyan Boyolali Skakmat Rismon Sianipar: Dia Menyesatkan!
Jokowi menyebut hanya tertarik bergabung ke PSI. Namun sampai hari terakhir pendaftaran calon ketum PSI, Jokowi tidak mendaftar.
Ada tiga nama yang sudah mendaftar sebagai calon ketum PSI. Ketiga adalah Ronald A Sinaga, Kaesang Pangarep, dan Agus Mulyono Herlambang.
Diberitakan sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin memanas menjelang kongresnya.
Hari ini, 24 Juni 2025, PSI secara resmi mengumumkan tiga nama yang berhasil lolos sebagai calon ketua umum (ketum) untuk periode mendatang.
Mereka adalah Ronald Sinaga, Kaesang Pangarep, dan Agus Mulyono Herlambang. Pengumuman ini menjadi sorotan publik, terutama dengan masuknya nama Kaesang Pangarep, yang dikenal luas sebagai putra Presiden Joko Widodo.
Ketua Steering Committee Pemilihan Raya PSI, Andy Budiman, memastikan bahwa seluruh kandidat telah memenuhi syarat administratif dan faktual yang ditentukan oleh panitia Pemilihan Raya.
Ini menandakan bahwa ketiga sosok ini memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin partai.
"Hari ini kami akan menyampaikan sejumlah perkembangan terkait dengan pelaksanaan pemilihan raya yang nanti akan puncaknya ada di Kongres di Solo pada tanggal 19 dan kemudian ada resepsi penutupan tanggal 20 Juli 2025 mendatang,” ujar Andy dari Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Tanah Abang, Jakarta.
Pernyataan ini menegaskan bahwa proses pemilihan ketum PSI akan mencapai puncaknya di Solo bulan depan, menjadi momen krusial bagi masa depan partai.
Andy menjelaskan bahwa hingga batas akhir pendaftaran pada Senin, 23 Juni 2025, pukul 24.00 WIB, hanya tiga tokoh ini yang mengajukan diri sebagai calon ketua umum. Ia merinci kronologi pendaftaran para kandidat:
“Sejauh ini kami sudah menerima tiga pendaftar, yang pertama pada hari Rabu yang lalu ada Bro Ronald Sinaga. Kemudian pada hari Sabtu ada Mas Kaesang Pangarep mendaftar sebagai calon ketua umum, dan pada hari Senin kemarin ada Bro Agus Mulyono Herlambang yang mendaftar di hari terakhir sebagai calon ketua umum juga,” ujarnya.
Steering Committee telah memeriksa seluruh dokumen pendaftaran ketiga nama tersebut dan menyatakan mereka lolos verifikasi.
Andy menekankan bahwa ketiganya memenuhi syarat minimal, yakni dukungan dari sedikitnya 5 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
“Bro Ronald Sinaga didukung oleh 6 DPW dan ada 36 DPD, Mas Kaesang Pangarep didukung 10 DPW dan 78 DPD, sementara Bro Agus Mulyono Herlambang didukung 6 DPW dan 24 DPD,” paparnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
7 Kafe dan Restoran Terbaik di Solo untuk Momen Romantis Valentine, Bersama Pasangan dan Keluarga
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Didampingi Kuasa Hukum, Jokowi Tiba-tiba Datangi Mapolresta Solo, Ada Apa?
-
Sambut Hari Pers Nasional, Kapolresta Solo Resmikan Media Center, Tunjang Aktivitas Jurnalistik
-
Cek Lapangan, Respati Ardi Tindaklanjuti Persoalan Sampah Putri Cempo, Buka Jalur Kendaraan