"Sangat pengaruh, biasanya 200 per hari sekarang 100 per hari lakunya," imbuh Ojo.
Keluhan serupa juga diungkap oleh Widodo, pedagang kepala di Pasar Legi Solo.
Pedagang asal Grogol Sukoharjo tersebut menerangkan bahwa kenaikan harga kelapa parut cukup berimbas kepada penjualan di tempatnya.
Widodo menjelaskan, konsumen atau pembeli kelapa parut di tempatnya kebanyakan merupakan pedagang olahan makanan.
Kenaikan harga kelapa parut ini membuat pembeli harus menyiasatinya dengan menaikkan harga dagangannya ataupun mengurangi jumlah pembelian.
"Mereka (pembeli) kan untuk dijual juga karena penjual makanan, kalau mau naikin harga juga susah," kata Widodo.
"Yang biasanya beli 10 butir, sekarang beli 5 butir karena harganya luar biasa," lanjut dia.
Disinggung terkait penyebab kenaikan harga kelapa parut. Widodo menduga lantaran kondisi iklim yang tidak menentu mempengaruhi jumlah panen di tingkat petani.
"Kalau dulu langka dan mahal biasanya karena hujan, kalau sekarang udah nggak jelas," pungkasnya.
Baca Juga: Astaga! Pria Ini Tega Jual Video Porno Anak-anak, Akhirnya Dibekuk Polisi, Ini Kronologinya
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso buka suara soal keluhan masyarakat terkait harga kelapa parut yang makin mahal setelah Lebaran 2025.
Budi mengatakan penyebab harga kelapa bulat yang mengalami kenaikan cukup tinggi disebabkan karena ekspor kelapa lebih tinggi dari kebutuhan di dalam negeri.
Menurutnya ini menyebabkan pasokan di dalam negeri pun makin terbatas dan alhasil menyebabkan harganya meroket.
"Naiknya harga kelapa terjadi karena tingkat ekspornya lebih tinggi dari kebutuhan dalam negeri, sehingga karena semua ekspor akhirnya jadi langka dalam negeri," kata Budi.
Dia menambahkan, pihaknya akan mempertemukan pelaku industri kelapa dengan eksportir kelapa.
Hal ini dilakukan untuk merumuskan kesepakatan antara keduanya agar tidak ada yang dirugikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya