"Tadi anaknya ditemukan metodenya dari warga pakai jangkar, pakai manual di kedalaman 25 meter. Saat ini sedang proses penyelaman untuk proses pencarian," terang dia.
Kapolsek menambahkan lokasi kejadiannya itu didekat keramba, itu perahunya guling. Karena overload muatan batu tiga karung, satu karung itu isinya 50 kg.
"Itu didekat keramba perahunya guling. Overload muatan batu tiga karung buat banjeli keramba, itu dilempar lalu perahunya tidak seimbang terus terbalik," pungkasnya.
Sebelumnya, tragedi maut warga tenggelam juga di Waduk Kedungombo (WKO) saat momen lebaran.
Pemuda bernama Yusuf Putra Pradita (23) meninggal dunia tenggelam di WKO wilayah Dukuh Kedunguter RT 02, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Minggu (6/4/2025) Pukul 02:15 Wib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Dukuh Plosorejo RT 01, Desa Pagak, Sumberlawang, Sragen.
Korban meninggal dunia tenggelam gara gara mencari ikan dengan cara branjang di aliran sungai Waduk Kedung Ombo Gunung Kemukus.
Kronologi kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya menangkap ikan dengan branjang yang terletak di tengah genangan, selanjutnya korban dan teman temannya menggunakan perahu dayung untuk menuju tengah lokasi.
Namun ketika hendak melangkah ke bambu kerangka beranjang, korban justru terpeleset, satu teman korban sempat berusaha menarik pakaian yang dikenakan oleh korban tetapi tarikan tersebut terlepas sehingga korban tenggelam.
Kapolres Sragen AKPB Petrus Parningotan Silalahi melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Sragen Senin 10 Maret 2025, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
"Teman teman korban sempat menyelam ke dasar mencari korban tetapi tetap tidak dapat ditemukan, kemudian saksi 2 menghubungi saksi pelapor untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberlawang, setelah menerima laporan tersebut anggota piket Polsek Sumberlawang koordinasi dengan team SAR untuk mencari jasad korban yang masih berada didasar air, jasad korban baru bisa ditemukan sekira pukul 06.00 Wib, jasad korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sumberlawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Sudarmaji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Protes Harga Telur Anjlok Drastis, Peternak Ayam Gelar Aksi Mandi Telur
-
Respon Jokowi Soal Injak Kepala Kerbau Dikaitkan Sama Politik, Itu Bentuk Penghormatan
-
Pakai Hasil Iuran Warga, Jembatan Sasak Diatas Sungai Bengawan Solo Kembali Dibuat
-
Begini Perjuangan Mantri BRI Menembus Laut Demi Hadirkan Layanan Keuangan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026