- Presiden Jokowi menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari Istana Kedaton Kerajaan Lampung saat kunjungan kerja berlangsung.
- Jokowi menegaskan bahwa prosesi menginjak kepala kerbau merupakan ritual adat rutin yang dilakukan oleh masyarakat Lampung.
- Presiden meminta masyarakat untuk menghargai kearifan lokal dan tidak mengaitkan ritual budaya tersebut ke dalam ranah politik.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal injak kepala kerbau dalam prosesi pemberian gelar dari Kerajaan Lampung.
Jokowi menyebut bahwa itu ritual adat yang sudah ada cukup lama. Jokowi juga minta itu jangan dikait-kaitkan sama politik.
"Ya, itukan bentuk penghormatan dari masyarakat adat di Lampung, bentuk penghormatan dari Istana Kedaton Kerajaan Lampung," terangnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (7/6/2026).
Jokowi merasa terhormat dengan pemberian gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Istana Kedaton Kerajaan Lampung.
"Dan saya merasa terhormat diberikan penghargaan. Dan jangan semua hal ditarik ke ranah politik," ungkap dia.
Jokowi mengatakan itu sering tidak sambung jika semua hal itu dikaitkan dengan politik. Adat istiadat dan kearifan lokal yang ada di Indonesia ini harus dihargai.
"Sering nggak sambung. Kita harus terus menghargai adat istiadat, terus menghargai kearifan lokal, terus menghargai kebudayaan budaya kita. Karena budaya kita ini sangat beragam sekali," paparnya.
Ketika disinggung banyak yang menyamakan itu dengan simbol kepala Banteng, Jokowi menyebut bahwa itu ritual adat yang ada di Lampung.
"Itu ritual adat. Sekali lagi itu ritual adat yang sudah tidak sekali dua kali tapi ratusan kali dilakukan," jelas dia.
Baca Juga: Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo
Seperti diketahui, Jokowi mendapatkan gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari Kerajaan Lampung saat berkunjung Lampung belum lama ini. Dalam prosesi adat tersebut dilakukan prosesi menginjak kepala Kerbau.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi