SuaraSurakarta.id - Salah satu wahana perbaikan di Pasar Malam di Alun-alun Kidul Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo ambruk.
Informasi yang beredar kejadian tersebut terjadi pada, Jumat (25/4/2024) malam kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya wahana permainan ayunan putar tersebut.
Peristiwa ambruknya wahana permainan pasar malam bahkan menjadi viral media sosial. Namun viralnya baru, Minggu (26/4/2025) malam.
Seorang saksi mata penjaga stand melukis samping wahana ayunan putar atau ontang-anting, Hari mengatakan kejadian itu Jumat, (25/4/2025). Itu sedang dalam tahap pemasangan saat uji coba
"Kejadiannya Jumat malam baru masa pemasangan. Baru mau gabung belum jadi, ngejar supaya bisa dipakai. Tapi asnya malah patah," ujarnya, Senin (28/4/2025).
Menurutnya sempat kaget dan bingung juga. Karena kejadiannya jumat malam tapi baru viral minggu kemarin.
Pemilik wahana tersebut itu orang baru yang ingin bergabung dengan Diana Ria selaku operator wahana bermain di pasar malan.
"Kita kaget dan bingung juga. Kejadian hari Jumat, kok baru viral semalam," sambung dia.
Petugas Linmas Kelurahan Baluwarti, Yunus membenarkan adanya wahana permainan yang baru mau bergabung. Itu baru mau di uji coba.
Baca Juga: Keraton Solo Tegaskan Pasar Malam di Alkid Sudah Berizin, Ini Respon Respati Ardi
"Itu orang baru, masuk mau uji coba. Dari bengkel belum disetting, disetting di sini. Belum sempat dipakai malah as penyangganya patah. Terus dibawa lagi sama pemiliknya. Sekarang ini tempat nya dipakai untuk wahana istana balon," ungkapnya.
Sementara itu Pengelola Alun-alun Kidul Keraton Kasunanan Surakarta, GRAy Timoer Rumbai menjelaskan kalau wahana permainan itu ambruk saat dilakukan uji coba.
"Itu sedang uji coba. Lalu jatuh, terus tidak dipasang lagi. Dikukut dan dikeluarkan dari situ," terangnya.
Putri Sinuhun PB XIII ini menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena saat ambruk itu tidak pengunjung yang baik, karena memang baru diuji coba.
"Nggak ada (korban jiwa). Memang baru dipasang dan diuji coba. Tidak ada yang naik," jelas dia.
Gusti Timoer menyebut kalau wahana permainan yang ambruk itu, engselnya tidak kuat. Setelah ambruk segera dibongkar dan batal dioperasikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi