SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Respati Ardi siap membantu mereka untuk menyalurkan ke perusahaan-perusahaan di Kota Solo.
Dari catatan yang dihimpun, ada sekitar 600 buruh PT Sritex yang ter PKH berasal dari Kota Solo. Sebagai langkah awal Respati akan mendata dan bertemu dengan mereka langsung.
"Saya dapat laporan ada sekitar 600 buruh yang ber KTP atau berdomisili di Solo itu korban PKH dari Sritex. Saya langsung koordinasi sama disnaker, untuk ngelist dimana saya bisa ketemu, mereka yang PHK itu lintas usia, ada yang usia produktif, ada juga usia lanjut," terangnya saat ditemui, Senin (3/3/2025).
Respati mengatakan akan bertemu dan melihat keahlian masing-masing. Nantinya mereka akan di ploting ke perusahaan-perusahaan garmen lain.
"Ada potensi itu, kita langsung segera ploting. Mereka keahliannya itu kan di garmen, nanti saya titipkan ke perusahaan-perusahaan garmen yang yang masih eksis.Saya akan temui langsung mereka nanti," ungkap dia.
Selain itu, lanjut Respati, pihaknya juga berencana membuat unit usaha baru pemkot untuk suplai seragam-seragam milik pemkot.
"Coba nanti saya konsultasikan dengan unit-unit usaha pemkot untuk bisa optimalkan dari para pekerja Sritex ini bisa mendapatkan pekerjaan yang layak," katanya.
Respati mengaku tidak mudah mencari SDM yang sudah dididik oleh Sritex. Itu nanti akan cepat mereka mendapat pekerjaan yang layak.
"Tidak mudah cari SDM yang sudah dididik sama Sritex. Nanti akan cepat kita distribusikan," sambung dia.
Baca Juga: PT Sritex Lanjut ke Pemberesan Utang Setelah Keberlanjutan Usaha Gagal
Untuk yang usia produktif, lanjut dia, sedang di godok dengan Bappeda. Di RPJMD Solo, yang paling utama atau prioritas itu anggarannya difungsikan ke Disnaker.
"Ini anggaran terbesar akan saya ploting ke disnaker. Karena tidak hany masalah Sritex, tahun 2030 itu ada bonus demokrasi dan itu anak-anak mudanya akan banyak. Bahaya kalau dari sekarang tidak menyiapkan lembaga penyaluran kerja yang bagus," tandasnya.
Respati menambahkan juga akan melakukan pendampingan kepada mantan buruh Sritex untuk mendapatkan hak-haknya.
"Pasti ada pendampingan, hak-hak pekerja itu jadi kewajiban. Saya akan sampaikan ke kurator, kalau ada hak karyawan pajak dan kewajiban pembayaran gaji atau upah pesangon itu menjadi yang utama. Saya akan advokasi kan itu khusus yang ber KTP Solo," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan