SuaraSurakarta.id - Dalam beberapa waktu terakhir, marak kasus percobaan bunuh diri yang terjadi di Jembatan Jurug.
Terbaru, pria asal Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Dwi Yulianto (32) ditemukan meninggal dunia, Rabu (12/2/2025) pagi yang diduga bunuh diri.
Sebelumnya, seorang gadis remaja juga hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke Bengawan Solo dari jembatan Jurug, Selasa (21/1/2025).
Beruntung saja aksi nekat perempuan tersebut berhasil digagalkan oleh warga dan Tim SAR yang tengah standby di Pos SAR Jurug.
Lalu seorang remaja berinisial NA, juga nekat melompat dari jembatan lama Jurug, 22 Januari. Beruntung nyawanya tertolong meski sempat terbawa arus aliran sungai Bengawan Solo
Aksi serupa juga terjadi 31 Januari malam ketika seorang pria berinisial O (30), warga Polokarto, Sukoharjo hendak melompat dari Jembatan B Jurug karena permasalahan keluarga dan rumah tangganya.
Beruntung nyawanya selamat setelah dicegat salah seorang relawan yang tak sengaja melintas di lokasi kejadian.
Disinggung maraknya kasus orang jatuh dari Jembatan Jurug, bahkan didominasi orang yang akan melakukan aksi bunuh diri, Koorinator Operasional SAR, Tri Puji Sugiarto buka suara.
Tri menuturkan untuk jembatan jurug memang butuh pengamanan tambahan.
Baca Juga: Polresta Solo Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025: ETLE Jadi Andalan!
"Dari kami yang pengamat lapangan, itukan pembatas sampingnya kurang tinggi alangkah baiknya itu dikasih kayak ramp jaring seperti lapangan futsal itu mungkin akan lebih aman," kata dia, Rabu (12/2/2025).
"Kemudian bukan di satu jembatan saja, keempat jembatan yaitu jembatan rel kereta api itu. Supaya lebih aman. Mungkin juga jembatan-jembatan lain yang ada di Solo. Selain itu penyuluhan dari pemerintah perlu digalakkan untuk menghindari kejadian seperti ini karena saat ini masih kurang penyuluhan dari pemerintah," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali
-
Tingkatkan Budaya Tertib Jalanan, Satlantas Polresta Solo Sapa Komunitas Motor