Taufiq mengatakan kesepakatan 2,5 tahun ino merupakan kesepakatan yang benar-benar sulit dipercaya. Tapi akhirnya sepakat dan KIM plus yang awal dan PDIP di akhir.
"Kemarin terakhir itu diminta PDIP yang awal, kita dari KIM plus yang awal. Akhirnya PDIP mengalah dan terima kasih buat teman-teman PDIP ini," ujarnya.
Taufiq menjelaskan kenapa KIM Plus memilih 2,5 tahun yang awal. Karena wali kota terpilih inikan baru, sehingga KIM plus ingin mengawal wali kota.
"Jadi kami ingin mengawal kebijakan-kebijakan pak wali itu di awal. Jadi kami melihat bahwa posisi pimpinan itu, insya allah ada gunanya pengawalan," jelas dia.
"Tidak ada apa-apanya, ini supaya pembangunan berjalan lancar dan sebagainya. Bukan kami tidak percaya PDIP, tapi ini lebih pada kemauan kami untuk mengawal bersama program-programnya pak wali 2,5 tahun ke depan," paparnya.
Taufiq menambahkan untuk program yang sesuai APBD 2025 itu memang masih punyanya wali kota sebelumnya Gibran Rakabuming Raka.
Tapi wali kota yang baru nanti itu kelanjutan programnya wali kota sebelumnya yang sudah dibuat.
"Yang jelas kami ingin mengawal wali kota terpilih supaya lancar. Kelanjutan pembangunan bisa berjalan terus," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Polemik PDIP vs KIM Plus di DPRD Kota Solo Berlanjut, Kini Pembentukan Alkap Masih Alot
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres