"Siapa yang mau melanjutkan pembangunan, kemajuan Kota Solo yaitu yang sebaiknya kita pilih. Dari komunikasi yang saya dapatkan, Mas Respati dan Mbak Astrid adalah yang saya yakini mampu untuk melanjutkan," ujarnya.
Ketika ditanya status di partai saat ini, Ginda menegaskan masih sebagai anggota PDIP.
"Sampai hari ini status saya masih sebagai anggota PDIP, walaupun sudah jarang diajak, komunikasi sudah tidak ada. Bahkan terakhir setelah pengumuman pendaftaran calon wali kota saya juga sudah dikeluarkan dari grup WA. Saya sempat bertanya alasannya apa dan sampai hari ini tidak pernah ada jawaban," papar dia.
Ginda mengaku dulu saat pilpres pernah diajak sebagai pelatih saksi dan sudah bersedia. Tapi tidak ada tindaklanjutnya dan bingung.
"Saya merasa, saya punya pengalaman dan pikiran yang bisa saya bawa kepada siapa wali kotanya. Tetapi kita komunikasi tidak pernah ada, ya sudah yang bisa saja ajak komunikasi siapa maka tak sampaikan. Mas Respati misalnya nanya bagaimana tanggapannya Mas Ginda, ya saya sampaikan," jelasnya.
Sementara itu Wawanto mengatakan bahwa sosok Respati-Astrid ini masih muda dan visioner.
Bahkan sudah ngobrol-ngobrol dengan mereka berdua jika nanti terpilih bagaimana bisa membawa Kota Solo ke depannya seperti apa.
"Kenapa saya menentukan pilihan ini, saya sudah sedikit ngobrol dan bincang-bincang. Bagaimana membawa nanti kalau terpilih bisa membawa Kota Solo ke depan. Itu kayak apa, saya sudah sempat bicara dulu baru menentukan pilihan," papar dia.
Wawanto menyebut siap menerima saksi PDIP karena tidak memilih paslon yang diusung oleh PDIP. Namun sampai saat ini masih sebagai kader anggota PDIP.
Baca Juga: Kroyok Bengawan! Relawan Bocahe Gibran Beri Dukungan ke Respati Ardi-Astrid Widayani
"Saya siap mengundurkan diri kalau memang harus mengundurkan diri. Kalau mau dipecat saya siap, sudah saya putuskan. Mohon maaf, di internal saya sudah tidak dianggap, tidak dipakai lagi," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu