Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Rabu, 06 November 2024 | 20:28 WIB
Calon Wali Kota Solo, nomer urut 2, Respati Ardi bersalaman dengan warga yang ditemuinya saat tiba di Kampung Distrikan RW XI, Nusukan, Banjarsari, Solo, Selasa (5/11/2024). [Dok Tim Respati Ardi]

Bertemu dengan calon Wali Kota Solo, nomer urut 2 tersebut, warga langsung menyampaikan sejumlah saran, masukan dan aspirasinya. Dari mulai perbaikkan jalan, tunjangan RT/RW, Posyandu, perbaikan fasilitas umum hingga bantuan-bantuan dari pemerintah yang tidak mereka terima.

Selain memperkenalkan diri sebagai calon Wali Kota Solo, Respati Ardi juga menyampaikan sejumlah program-programnya kepada warga. Dari mulai insentif pengurus RT/RW, insentif pengurus Posyandu, insentif guru kelompok belajar, TK, Paud, TPA, sekolah minggu, beasiswa pelajar berprestasi, penghapusan zonasi sekolah, bantuan untuk UMKM, diplomasi budaya hingga pendataan bantuan-bantuan untuk masyarakakat.

“Respati-Astrid mendapat tugas dari Pak Jokowi dan Mas Gibran untuk tetap melanjutkan PKH, KIS, PIP, KIP, PIP, RTLH, semua bantuan-bantuan dari Pak Jokowi dan Mas Gibran tetap akan dilanjutkan,” kata Respati.

Respati Ardi yang juga merupakan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo tersebut, menyampaikan jika ada berita atau informasi tentang penghapusan program-program bantuan tersebut, itu adalah berita bohong alias hoax.

Baca Juga: Banyak Calon Kepala Daerah Temui Jokowi, Pengamat Politik: Berharap Dapat Berkah Elektoral

“Kalau ada berita, bahwa Respati-Astrid jadi (Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo- red) bantuan bantuan dicabut, itu tidak benar, niku ngapusi, niku hoax, tidak ada seperti itu. Bahkan bantuan akan lebih merata dan akan dilakukan pendataan ulang,” jelas Respati Ardi.

Usai sarasehan dengan warga yang memenuhi Balai Pertemaun Distrikan, Respati Ardi diajak foto bersama sebelum berpamitan melanjutkan agenda lainnya.

Load More