Abdul Hakim mengatakan ini juga Jokowi punya kepentingan memastikan pemerintah Prabowo-Gibran itu stabil. Problemnya kalau dilihat approval rating atau berkaca dari pilpres kemarin, Prabowo hanya dipilih oleh sedikit lebih besar dari 50 persen penduduk Indonesia.
"Dari segi legitimasi politik itu tidak terlalu kuat apalagi kalau mengambil kebijakan-kebijakan yang beresiko tinggi. Kan ada dua agenda besar yang ingin diusung Pak Prabowo, yakni makan siang gratis dan food estate. Itukan dua hal yang membutuhkan dana yang besar dan bisa menimbulkan polemik yang lumayan hangat di masyarakat, kalau tidak diantisipasi dengan baik itu mudah sekali dikapitalisasi untuk narasi oposisi," tandas dia.
"Dalam konteks ini Pak Jokowi punya kepentingan memberikan legitimasi politik tambahan kepada pemerintahan Prabowo baik secara langsung maupun menebarkan pengaruh di kepala daerah," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan
-
480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026
-
Haul Habib Ali Diprediksi Dihadiri Ribuan Jamaah, 480 Personel Disiagakan
-
Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI
-
Jokowi Buka Suara Soal Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!