SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 RI Jokowi menyebut Solo perlu konsentrasi dalam penataan sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, penataan SDM itu perlu dimaksimalkan agar siap menghadapi persaingan kerja.
"Sekarang memang fisik kan juga hampir selesai. Ada berapa titik yang masih perlu ditata sebagai kota yang baik," kata Jokowi dilansir dari ANTARA, Selasa (5/11/2024).
Oleh karena itu, menurut Jokowi mestinya saat ini pembangunan lebih konsentrasi ke sumber daya manusia (SDM).
"Utamanya mempersiapkan mereka untuk lapangan kerja,kesempatan kerja. Kebutuhan rakyat akan banyak ke sana," paparnya.
Disinggung soal sosok pemimpin bagi Kota Solo, dikatakannya, Solo memerlukan pemimpin-pemimpin muda dalam mengantisipasi segala perubahan zaman.
"Bisa go internasional, bisa go global, bisa menjawab tantangan perubahan karena perubahan ini cepat sekali. Disrupsi teknologi, perubahan-perubahan global, gelombang-gelombang ekonomi, gelombang-gelombang geopolitik yang itu tidak hanya berdampak pada negara tapi juga berdampak pada daerah, baik interaksi sosialnya, ekonominya, semuanya berdampak sehingga harus ngerti semuanya," jelas dia.
Pada pertemuan dengan Respati Ardi dan Astrid Widayani, Jokowi banyak menceritakan soal pengalamannya saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.
"Dalam menata pasar tradisional, menata pedagang kaki lima, menata kota, mengelola birokrasi, dan lain-lainnya. Terutamanya juga menyiapkan annual event, event-event tahunan itu akan mendatangkan wisatawan untuk datang ke Kota Solo," tegas Jokowi.
Menurut dia, hal itu dibutuhkan karena Solo tidak memiliki kekayaan alam yang bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Jokowi Setuju Usulan Abraham Samad Minta Pengembalian UU KPK yang Lama
-
Polres Sukoharjo Ringkus Pengedar Sabu di Gatak, Amankan 4,39 Gram Paket Siap Edar
-
Gebrakan Global! Pegadaian Sabet Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Sukuk dan Social Bonds
-
5 Fakta dan Kronologi Pramugari Bus Indorent Cantika Meninggal dalam Kecelakaan Tol SoloNgawi
-
30 Ide Kado Valentine untuk Suami: Berkesan, Fungsional, dan Penuh Makna