SuaraSurakarta.id - Calon Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut 2, Respati Ardi-Astrid Widayani bertemu dengan Deputy Head of Second Cities at the British Embassy in Jakarta, Juliana Richter dan Regional Outreach Manager for Central Java and Yogyakarta, Melisa Kusuma.
Pertemuan itu berlangsung di Kantor DPC Partai Gerindra Solo Jalan Dr. Setiabudi, Manahan, Banjarsari, Solo, Rabu (16/10/2024).
Dalam pertemuan itu, Respati Ardi dan Astrid Widayani menyampaikan visi misinya dan berdiskusi tentang cyber security dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) termasuk tempat pengembangan AI yang dimiliki Kota Solo
"Kami menyampaikan terkait visi misi ke depan, dan apa saja yang mungkin bisa menjadikan hubungan baik antara kedua belah negara khususnya untuk Kota Solo ke depan. Saya konsen terhadap cyber security, untuk UMKM dan untuk penanggulangan banjir," kata Respati Ardi.
"Kita juga ada request khusus terkait pertukaran budaya dan fokus bantuan Pemerintah Inggris ke Kota Solo untuk infrastruktur pendidikan dan kesehatan," jelasnya.
Calon Wakil Wali Kota Solo nomor urut 2, Astrid Widayani mengatakan bahwa pertemuan tersebut berdiskusi tentang berbagai kemungkinan peluang kerja sama antara Kota Solo dan Inggris.
"Kami mendapatkan kesempatan berdiskusi dan peluang kerja sama Solo dan Negara UK (United Kingdom-red). Banyak kesamaan juga antara keduanya, karena background Solo memiliki Keraton Kasunanan juga Pura Mangkunegaran dan di sana juga berbasis kerajaan. Jadi secara culture heritage akan banyak kami kerja samakan," ucap Astrid Widayani.
Pertemuan ini menjadi selaras dengan program Respati-Astrid yang Pasti Muda dan Pasti Mendunia, mendorong skala investasi global masuk ke daerah dan meliputi aktivasi penyelenggaraan event skala nasional dan internasional.
Di akhir pertemuan, Respati Ardi dan Astrid Widayani mendapatkan suvenir dari Kedutaan Besar Inggris berupa batik dengan motif bergambar kuda, singa dan unicorn.
Baca Juga: Ditemani Gibran Blusukan di Ngoresan, Respati-Astrid Dorong Program Posyandu Plus
"Tadi sovenirnya dapat batik, tapi uniknya adalah motif simbol dari hewan sana, kuda, singa dan unicorn, menarik sekali," pungkas Astrid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam