SuaraSurakarta.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyoroti rencana program makan bergizi gratis di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Ini terkait isu boros pangan yang mengintai Indonesia. Bahkan pemborosan pangan di Indonesia setiap tahunnya mencapai 30 persen.
Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas RI, Nyoto Suwignyo mengatakan telah menyoroti terkait isu boros pangan dalam program makan bergizi gratis milik Prabowo-Gibran.
Bapanas telah meninjau sejumlah lokasi uji coba pelayanan makan bergizi gratis. Ternyata dalam penyiapan program tersebut, soal pemborosan pangan telah diperhatikan oleh tim teknis.
Baca Juga: Gibran dan Selvi Ananda Masih Terdaftar DPT Solo, Nyoblos di TPS Mana?
"Sebenarnya Pak Prabowo dan Gibran sudah memiliki lokasi-lokasi uji pelayanan makan bergizi gratis. Saya sudah tinjau di salah satunya dan telah menerapkan konsep food lost dan food waste (sampah makanan)," terangnya saat ditemui dalam Peringatan The International Day of Awarness of Food Loss and Food Waste (IDAFLW) 2024 di Taman Pamedan Mangkunegaran Solo, Minggu (29/9/2024).
Nyoto menjelaskan soal food waste usai penyajian makanan, apabila tersisa dan itu dikumpulkan kemudian dihitung. Berapa total yang tersisa dibanding total yang diberikan kepada siswa.
"Itu akan bisa dijadikan bahan evaluasi, apakah kemudian banyak yang tersisa atau sebenarnya masyarakat Indonesia sangat sudah peduli terhadap makanan yang diberikan," ungkap dia.
Menurutnya catatan-catatan ini sudah menjadi bagian tata kelola yang dilakukan oleh unit pelaksana teknis pelayanan makan bergizi. Bapanas sendiri terus mendorong gerakan moralitas pangan.
"Mudah-mudahan kalau ini terlaksana harusnya dari total jumlah kelompok sasaran makan bergizi gratis bisa menghabiskan makanan. Ini akan lebih bermanfaat, persoalan food waste dari makan bergizi bisa menekan pemborosan makanan di Indonesia," paparnya.
Baca Juga: Momen 3 Tokoh Muda Solo Bersatu: Gibran, Gusti Bhre dan Sekar Tandjung Siap Menangkan RespatiAstrid
Nyoto mengatakan berharap soal catatan data presentase boros pangan dalam program makan bergizi gratis bisa menjadi pertimbangan untuk menekan angka pemborosan makanan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Prabowo Berduka: Melayat Uskup Turang di Katedral Jakarta, Ungkap Kedekatan Keluarga
-
Kenang Sosok Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang, Prabowo: Beliau Selalu Kerja untuk Rakyat Kecil
-
Prabowo Melayat Uskup Petrus Turang: Ungkap Hubungan Keluarga yang Tak Banyak Diketahui
-
3 Gebrakan Prabowo Selamatkan Ekonomi RI dari Gempuran Tarif Donald Trump, Apa Saja?
-
Blak-blakan Budiman Sudjatmiko: dari Kereta Barang hingga Rencana Dahsyat Entaskan Kemiskinan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total