SuaraSurakarta.id - Gibran Rakabuming Raka mengakhiri jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Hal itu untuk mempersiapkan jabatan baru yang akan diemban sebagai Wakil Presiden.
Gibran pun meminta aparatur sipil negara (ASN) di Kota Solo untuk terus menjaga ritme kerja meski dirinya tak lagi memimpin daerah tersebut.
"Saya titip Solo, ritme kerja jangan loyo," katanya pada acara pisah sambut di Taman Balekambang Solo, Jumat (27/7/2024).
Pada kesempatan yang sama, ia juga menitipkan Kota Solo kepada wali kota selanjutnya dan kepada jajaran forkompinda.
"Saya yakin Pak Wali bisa mengemban tugas dengan baik. Titip Kota Solo. Pak wali minggu ini punya dua agenda besar, yakni peresmian Taman Balekambang dan peresmian Pasar Jongke," katanya.
Ia juga meminta kepada seluruh jajaran pimpinan di Kota Solo agar memperbaiki apa yang belum baik dan mengevaluasi apa yang kurang.
"Tolong Pak Wali Kota selesaikan keluhan warga dengan cepat tanpa menunggu menjadi viral dulu. Saya yakin Pak Wali Kota baru bisa, mampu mengerjakan itu semua dan forkompinda di sini kompak semua," katanya.
Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengajak para ASN menjaga tradisi kerja tersebut.
"Selama 3,5 tahun ini semua gerak mengikuti kinerja Mas Wali (Gibran)," katanya.
Baca Juga: STP Makin Berkembang di Tangan Gibran, Ekonom: Investasi di Kota Solo Menggembirakan
Ia mengatakan dalam waktu singkat Kota Solo sudah berubah secara fisik. Bahkan, hampir tidak ada hari tanpa keramaian.
"Ritme ini harus kita jaga untuk bagaimana tempat-tempat, ruang-ruang yang sudah terbangun ini bisa kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat," katanya.
Meski Gibran tak lagi di Solo, ia optimistis hati Gibran masih ada di Solo.
Oleh karena itu, ia optimistis Gibran akan terus memberikan perhatian kepada Kota Solo.
"Saya tidak akan minta karena beliau sudah tahu potret Kota Surakarta, mana yang kurang, mana yang perlu ditambahin. Artinya mas wapres ini sudah tahu persis kondisi Solo," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026