SuaraSurakarta.id - Kecelakaan maut terjadi di simpang empat Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Rabu (24/7/2024) siang.
Bapak dan anak meninggal dunia setelah sepeda motornya dihantam truk tangki dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen Iptu Nur Arifin menjelaskan, kedua korban meninggal dunia adalah Paiman (57) dan anaknya Azril Rahandika Alfariq (6).
"Keduanya warga Puro, Kecamatan Karangmalang. Korban dewasa (Paiman) sempat dilarikan ke rumah sakit tapi meninggal dunia. Sementara korban anak meninggal dunia di lokasi," kata Iptu Nur Arifin.
Dari keterangan yang didapatkan, lanjut dia, kecelakaan bermula saat truk tronton tangki berplat nomor B 9211 DY dan motor Honda Beat sama-sama berjalan dari arah utara.
Tiba di lampu merah Pilangsari, korban mendahului dari sisi kiri dan hendak ke arah selatan atau Gumantar.
Sementara disaat bersamaan, truk tangki berbelok ke kiri atau timur arah Surabaya.
"Diduga sopir truk tinggi kemungkinan tidak melihat motor di depannya sehingga menabrak motor tersebut," jelasnya.
Proses evakuasi motor korban sempat mengalami kesulitan karena terkancing dengan as roda depan. Polisi membutuhkan beberapa waktu untuk mengevakuasi motor korban.
Baca Juga: Polisi Sampai Kaget, Berikut Ini 5 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Boyolali
Barang bukti truk dan motor diamankan ke Unit Gakkim Satlantas Polres Sragen untuk penyidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox