SuaraSurakarta.id - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengukuhkan 89 guru profesional.
Yudisium dan sumpah guru profesional diberikan ke lulusan PPG dalam jabatan K1 Gelombang 3 Tahun 2023.
Sebelumnya, para guru tersebut mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) di FKIP Unisri Surakarta selama tiga bulan.
"Semua guru itu profesional dalam melaksanakan tugas mendidik para murid. Tapi dengan bekal sertifikat sebagai guru profesional ini, maka akan mendapat tunjangan sertifikasi," kata Rektor Unisri Prof Dr Sotoyo, Rabu (24/7/2024)
Lebih lanjut Prof Sutoyo mengatakan, ada lima syarat bagi guru profesional. Pertama, memiliki ketrampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam.
Kedua, menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya.
Ketiga, adanya tingkat pendidikan keguruan yang memadai. Keempat, adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekerjaan yang dilaksanakan.
Kelima, memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupan.
Koordinator PPG FKIP Unisri Ema Butsi Prihastari menambahkan, tidak mudah mengikuti proses pendidikan bagi para guru profesional selama tiga bulan.
Baca Juga: Gibran Bocorkan Komposisi Kabinet Banyak Diisi Kalangan Profesional, Ini Pertimbangannya
"Selamat atas kelulusan guru profesional," kata Ema.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026