SuaraSurakarta.id - Tim Sparta Sat Samapta Polresta Solo mengamankan seorang warga berinisal RDP (27) usai mabuk dan mengamuk ke sejumlah orang.
Akibatnya, dia warga mengalami luka memar akibat mendapatkan pukulan dari pelaku dalam keadaan mabuk.
Kasus penyerangan itu terjadi, di Jalan Cocak II, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (17/06/2024) dinihari pukul 02.20 WIB.
Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menjelaskan, awalnya Tim Sparta melakukan patroli di wilayah dan mendapatkan informasi ada anak muda yang di amankan warga setempat. Pelaku diamankan warga karena mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk dan memukuli warga sekitar.
"Aksi pelaku ini meresahkan orang lain karena mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk dan memukuli warga sekitar sehingga diamankan," kata Kompol Arfian mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, Selasa (18/6/2024).
Mendapatkan informasi atas kejadian tersebut,kemudian Tim Sparta menuju lokasi sesuai informasi dari pelapor. Sampai di lokasi benar bahwa di lokasi didapati pelaku yang sudah di amankan warga dalam keadaan terpengaruh miras.
"Untuk menghindari amukan masa kemudian Tim Sparta mengamankan pelaku tersebut dan menghimbau kepada korban untuk datang ke kantor Polresta Surakarta," ujar Kasat Samapta.
Adapun identitas dua korban yang mengalami luka memar adalah Alga (21) dan Aji (22) keduanya merupakan warga Banjarsari.
"Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah satu unit sepeda motor dan sebuah handphone," paparnya.
Baca Juga: Pesta Miras dan Berisik, Delapan Pemuda di Jagalan Diamankan Tim Sparta
Kasat Samapta menambahkan akibat dari kejadian tersebut korban atas Aji mengalami memar pada pelipis mata bagian kiri sedangkan korban Alga mengalami memar pada pelipis mata bagian kanan.
"Selanjutnya Barang Bukti dan anak muda tersebut di bawa ke Mako Polresta Solo dan di serahkan ke piket Reskrim untuk di tindak lanjuti sesuai prosedur," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026