SuaraSurakarta.id - Seorang warga Dukuh Karang Tengah Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo Sumardo (50) ditendang sapi kurban saat mau disembelih, Senin (17/6/2024) siang.
Akibatnya Sumardo mengalami pusing hingga memar dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan usai ditendang di bagian kepala.
"Tadi ditendang pas kepalanya. Langsung dibawa ke rumah sakit," ujar salah satu warga, Ebit Sarjono saat dihubungi, Senin (17/6/2024).
Ebit menjelaskan untuk kejadian sendiri bermula saat sejumlah warga mau menyembelih hewan kurban di lapangan Desa Dukuh.
Saat mau disembelih sapi, kondisi sapi diikat terlebih dahulu dan sudah dipegangi sejumlah warga. Lalu seorang warga akan memasukan tali untuk mengikat kaki sapi.
Warga di lokasi sempat meminta untuk berhati-hati saat mau mengikat kaki sapi.
Nahas saat hendak memasukan tali ke kakinya, Sapi langsung menendang kepalanya dan terpental beberapa meter.
Bahkan sapinya sempat memberontak. Tapi karena sudah diikat dan dipegangi warga bisa kondisikan.
"Itu sapi sudah diikat dan dipegang warga terus mau dikolong kakinya tapi malah ditendang. Itu terlalu disampingnya pas kurang mundur," ungkap dia.
Baca Juga: Idul Adha 2024, Presiden Jokowi Kirim Tujuh Hewan Kurban Khusus untuk Kota Solo
Warga yang ada di sekitar sempat berteriak histeris dan langsung menolongnya. Yang bersangkutan pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
"Langsung dibawa ke rumah sakit. Kondisinya itu keluhannya pusing dan memar," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo