SuaraSurakarta.id - Pembagian daging kurban selalu menjadi hal yang ditunggu masyarakat muslim di Indonesia. Tentu menjadi momentum memasak aneka hidangan daging sapi atau kambing.
Mengolah daging untuk hidangan yang berkuah santan seperti tongseng, rendang, semur, malbi daging khas Palembang atau sate sudah menjadi tradisi turun-temurun.
Koki selebritas Devina Hermawan memberikan salah satu rekomendasi hidangan lain selain kuah santan yang juga bisa disajikan sebagai kreasi hidangan saat Idul Adha dari bahan jeroan.
"Kadang di Idul Adha suka dapat jeroan, itu jadi hidangan yang tidak terlalu sering dimasak di rumah tapi kalau ada bagi yang suka itu jadi spesial," katanya dikutip dari ANTARA pada Sabtu (15/6/2024).
Untuk hidangan menggunakan jeroan sapi, Devina merekomendasikan untuk mengkreasikannya menjadi sambal paru. Dalam membuat sambal paru, bagian paru harus dipersiapkan dengan baik agar tidak bau saat dimasak.
Prosesnya potong kecil-kecil paru mentah dan cuci serta bilas paru dengan air mengalir untuk mengurangi darahnya. Proses ini bisa diulang tiga hingga empat kali sampai air bilasan menjadi bening.
Setelah itu, marinasi paru dengan garam dan tepung tapioka untuk mengurangi bau paru. Marinasi paru selama 30 menit hingga satu jam.
"Garam untuk dia meresap ke paru, dan tapioka akan mengurangi bau paru," katanya.
Setelah itu, cuci kembali paru yang telah termarinasi dengan garam dan tepung tapioka di air mengalir sampai tepung menghilang. Jika sudah bersih, potongan paru bisa direbus dengan potongan jahe sampai empuk, atau kira-kira 30-35 menit.
Baca Juga: Disnakkan Boyolali Pantau Perdagangan Hewan Kurban, 300 Ekor Sapi dan Kambing Dikirim ke Luar Kota
Jangan lupa untuk membuang air rebusan paru, proses ini juga bermanfaat untuk menghilangkan bau paru dan membuat paru semakin empuk. Setelah itu olah paru sapi untuk dijadikan sambal paru yang nikmat.
Berikut resep sambal paru yang dikutip dari kanal YouTube Devina Hermawan untuk inspirasi hidangan Idul Adha.
Sambal Paru (untuk 5 porsi)
Bahan marinasi:
400 gram paru sapi
1 sdm garam
4 sdm tepung tapioka
Bahan bumbu halus:
10 siung bawang merah
7 siung bawang putih
200 gr cabai merah dan cabai merah keriting
6 buah cabai rawit merah
Bahan lainnya:
100 ml minyak
6 buah cabai rawit merah
1 batang serai
5 lembar daun jeruk
3 cm lengkuas
1 sdt asam jawa
2 sdm gula merah
300 ml air
1 sdt garam
1 sdt kaldu jamur atau kaldu sapi bubuk
½ sdt penyedap
Cara membuat:
1.Potong kotak paru lalu cuci hingga bersih
2. Marinasi paru dengan garam dan tapioka, aduk rata. Diamkan selama 30 menit kemudian bilas hingga bersih. Rebus paru selama 30-35 menit, tiriskan.
3. Masukkan cabai merah, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang putih dan bawang merah ke dalam food processor, haluskan hingga sedikit kasar.
4. Geprek serai dan lengkuas. Panaskan minyak, masukkan paru, lengkuas, serai, dan daun jeruk, masak hingga kecokelatan.
5. Masukkan bumbu halus masak hingga wangi kemudian masukkan air, garam, gula pasir, kaldu jamur, penyedap, asam jawa dan cabai rawit utuh. Masak hingga meresap.
6. Sambal paru siap disajikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya