Kehadiran gerakan Bolonemase Boyolali menjadi oase masyarakat yang menginginkan perubahan. Rekatan perjuangan masyarakat kecil rupanya mampu mewujudkan perubahan yang sedikit demi sedikit terlihat.
Meski mendapatkan perlawanan dari sejumlah pihak, para relawan Bolonemase Boyolali akan terus eksis untuk hadir dan membantu masyarakat.
Kinerja para relawan Bolonemase Boyolali diapresiasi oleh Koordinator Nasional relawan Bolonemase, Kuat Hermawan Santoso. Dia menyebut perjuangan relawan di Boyolali sangat keras dan membara demi membawa perubahan yang lebih baik.
"Saya ucapkan terima kasih pada masyarakat Boyolali dalam menjaga ketertiban di Pilpres, teman-teman relawan yang selama ini bekerja dengan menjaga SOP organisasi untuk tidak membuat kegaduhan, santun. Kita tetap ada untuk kawal program-program pemerintahan Prabowo-Gibran agar lancar," kata Kuat Hermawan Santoso.
Kehadiran acara Bolonemase tersebut diyakini Kuat akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kabupaten Boyolali.
“Pasti kegiatan ini ber-impact pada ekonomi, masyakarat juga senang, bahagia. Namanya syukuran semuanya harus senang, riang gembira,” tandas Kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo