SuaraSurakarta.id - Persatuan Pemuda Jawa Tengah bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Solo menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi milenial, khususnya pelajar.
Kegiatan sosialisasi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ini dilaksanakan di SMKN 1 Karanganyar, Senin (20/5/2024).
Bertajuk Sekolah Bersinar yakni Sekolah Bersih Narkoba, dihadiri Kepala BNNK Surakarta I Gede Nakti Widhiarta, Ketua Persatuan Pemuda Jawa Tengah Wahyu Putranto SE MM, dan sejumlah undangan.
Ketua Umum Persatuan Pemuda Jawa Tengah, Wahyu Putranto SE MM menguraikan, permasalahan penyalahgunaan narkoba mempunyai dimensi yang luas dan kompleks, baik dari sudut pandang medik, psikiatri, kesehatan jiwa maupun psikososial (ekonomi, politik, sosial budaya, kriminalitas dan sebagainya).
"Penyalahgunaan narkoba merupakan fenomena sosial yang telah lama menjadi masalah sosial di masyarakat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus penyalahguna yang terjadi di dalam masyarakat itu sendiri," kata Wahyu Putranto kepada wartawan, Senin 20 Mei 2024.
Dia mengatakan, permasalahan penyalahguna narkoba adalah permasalahan yang tidak bisa hilang hanya dengan melakukan pemberantasan saja, namun perlu adanya edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat secara umum, terutama di kalangan pelajar atau generasi milenial.
Sosialisasi atau penyuluhan mengenai narkoba tidak dapat dilakukan oleh BNN sendiri. Melainkan harus dibarengi dengan keterlibatan Pemerintahan Desa, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan peran keluarga yang sangat penting.
"Penyalahgunaan narkoba bisa dilakukan melalui apa saja dan dimana saja. Maka dari itu, diperlukan sinergitas antarstakeholder agar permasalahan sosial penyalahgunaan narkoba dapat diatasi bersama," terangnya.
Wahyu Putranto membawa pesan dari Dewan Pembina Persatuan Pemuda Jawa Tengah, Sudaryono, untuk menjauhi narkoba karena akan berdampak sangat negatif dalam masa depan bangsa.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Hampir Renggut Nyawa di Jalan Solo-Sragen, Ini Kronologinya
"Mas Dar (sapaan karib Sudaryono) sangat concern dengan masalah-masalah anak-anak muda, salah satunya narkoba. Mas Dar mengajak generasi muda untuk berperan aktif dan kreatif mengembangkan bakat minat ke hal-hal positf," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Wahyu Putranto juga menyampaikan pesan kepada peserta sosialisasi narkoba di kalangan pelajar yang memiliki hak politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini untuk menggunakan hak pilihnya.
"Suara anak muda ini sangat berpengaruh pada perubahan pembangunan Jawa Tengah 5 tahun mendatang. Jadi, jangan golput, gunakan hak pilihnya dan pilih pemimpin yang mengerti persoalan-persoalan kalangan muda milenial," tandas Wahyu Putranto.
Kunjungan Persatuan Pemuda Jawa Tengah bersama BNN ini menjadi langkah efektif yang dilakukan oleh pihak sekolah agar anak didiknya tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa di SMA mempunyai ketahanan diri untuk berani menolak ajakan menggunakan narkotika dan berani melaporkan kejahatan narkotika di lingkungan sekolah.
"Semoga SMKN 1 Karanganyar bisa menjadi pelopor di tingkat pelajar Karanganyar, serta menjadi duta antinarkotika, sehingga dapat menularkan pengetahuannya tentang bahaya penyalahgunaan narkotika ke lingkungan keluarga maupun sekolahnya," pungkas Wahyu Putranto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo