SuaraSurakarta.id - Sungai Bengawan Solo diduga tercemar limbah alkohol, petugas Perum Jasa Tirta 1 pun langsung mengambil sampel air untuk dilakukan pengecekan kualitas air di Sungai Bengawan Solo.
Pengambilan sampel air dilakukan di daerah Sewu, Kota Solo.
"Ini pengambilan sampel air Sungai Bengawan Solo. Pengecekan ini untuk mengetahui kualitas air," ujar Analis laboratorium Perum Jasa Tirta 1, Aji Putra Prasetya saat ditemui, Rabu (15/5/2024).
Aji mengatakan sampel air Sungai Bengawan Solo yang diambil itu sekitar 3-5 liter. Nantinya sampel air itu akan dicek untuk mengetahui kualitas air sungai yang diduga tercemar limbah.
"Air yang kita ambil untuk sampel itu 3-5 liter," katanya.
Untuk mengetahui hasilnya, lanjut dia, menunggu satu minggu nanti. Karena akan dicek di laboratorium dan itu butuh waktu.
"Hasilnya itu satu minggu, karena memerlukan waktu untuk pengecekan," ungkap dia.
Aji menjelaskan pengambilan sampel air tidak hanya di daerah Sewu Kota Solo tepatnya di tempuran dengan Kali Pepe. Tapi juga di hulu daerah Sukoharjo di tempuran Kali Sami.
"Pengambilan air juga dilakukan di hulu di daerah Sukoharjo. Ini untuk perbandingan," terangnya.
Baca Juga: Taylor Johns Pulih, Kesatria Bengawan Solo Dapat Tambahan Amunisi Hadapi Dua Partai Kandang
Sementara itu Anggota Sistem Pengawasan Masyarakat (Siswasmas) DLHK Jateng, Budi Utomo mengatakan tadi pagi sempat terjadi bladu di Sungai Bengawan Solo dampak dari limbah alkohol. Biasanya itu buangan limbah alkohol dari Kali Samin.
"Limbahnya itu dari buangan limbah alkohol dari Kali Samin. Jadi warna sungai jadi coklat tua dan ikan-ikan kesulitan untuk bernafas lalu berenang ke atas dan mudah ditangkap," tandas dia.
Budi menambahkan bladu itu cukup lama terjadi, ada faktor alami, ada juga gara-gara limbah. Kalau yang terbaru ini menjelang musim kemarau sudah dua kali ini.
"Setelah lebaran sudah dua kali dan ini sudah berlangsung lama," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba