SuaraSurakarta.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Akibatnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menyebut permintaan trombosit naik dua kali lipat.
"Minggu ini karena banyak kasus DBD, per hari hampir 100 kantong untuk trombositnya saja. Sebelumnya sekitar 40-50 kantong. Kalau pas tidak demam berdarah kan kasusnya tidak banyak sekali," kata CEO PMI Kota Surakarta Sumartono Hadinoto dikutip dari ANTARA pada Kamis (28/3/2024).
Terkait dengan ketersediaan, dikatakannya, untuk trombosit ini PMI tidak bisa menyimpan terlalu banyak mengingat usia trombosit tidak lebih dari dua hari.
Oleh karena itu, setiap hari pihaknya mengajak para pendonor untuk bisa mendonor ke PMI agar segera diproses dan diambil trombositnya.
"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat meski puasa untuk tetap mendonor, bisa sore hari setelah buka puasa agar datang ke PMI sehingga kami bisa langsung proses," katanya.
Menurut dia, jika proses donor darah dilakukan di luar PMI maka lebih dari dua jam kemudian tidak dapat diambil trombositnya.
"Jadinya old blood," katanya.
Terkait dengan permintaan, dikatakannya, tidak hanya datang dari rumah sakit di Kota Solo tetapi juga dari luar kota, di antaranya beberapa daerah di Solo Raya, Kota Salatiga, dan Semarang.
Sementara itu, dikatakannya, selama Ramadhan ini para pendonor yang datang ke PMI masih cukup banyak terutama di hari Sabtu dan Minggu.
Baca Juga: Ini Jadwal Azan Magrib Kota Solo Senin 25 Maret 2024, Lengkap dengan Doa Buka Puasa
"Saudara kita yang puasa pun ternyata sekarang masih rutin ke PMI. Namun kalau permintaan meningkat kan kami tetap harus menambah stok, kami berharap yang sudah biasa donor atau yang belum pernah donor bisa ikut mendonorkan darahnya," katanya.
Mengenai teknis permintaan darah, dikatakannya, biasanya langsung datang dari pihak rumah sakit.
"Cuma kalau rumah sakit sangat repot, biasanya surat yang dikirim oleh rumah sakit ke PMI bisa dibawa oleh keluarga pendonor sambil menunggu darahnya diproses. Namun kebanyakan darah ini pun transportasinya langsung dari PMI ke rumah sakit atau sebaliknya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng