SuaraSurakarta.id - Petani budidaya buah melon hidroponik di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen ngalab berkah di awal tahun 2024.
Mereka berhasil melakukan panen raya berkait bantuan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sragen melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN Regional Yogyakarta.
Tak tanggung-tanggung, BRI Sragen menggelontorkan dana senilai Rp 96 juta dan diberikan kepada kelompok petani milenial Sumber Tani.
Ketua kelompok tani Sumber Tani, Rohmat Wijayanto menjelaskan, bantuan BRI sangat membantu pengembangan budidaya buah melon.
"Kami ucapkan banyak terimakasih pada BRI, karena berkat bantuannya usaha melon yang kami kembangkan berhasil," kata Rohmat, Rabu (27/3/2024).
Dia memaparkan, bantuan dari BRI dimaksimalkan untuk modal budidaya melon dengan sistem greenhouse.
"Baik mulai persiapan awal sampai panen termasuk pendampingan program dan lain-lain," jelas dia.
Kades Kaliwedi, Daryono menyampaikan rasa terimakasihnya kepada BRI melalui YBM Brilian yang sudah peduli untuk memajukan desa.
"Terimakasih banyak kepada BRI telah memberikan bantuan modal pembuatan greenhouse untuk budidaya buah melon. Ini merupakan kontribusi yang luar biasa pada warga kami," ujarnya.
Baca Juga: Persis Solo Dekati Zona Championship Series, Milomir Seslija: Bulan Ramadan Makin Menyengkan
Manajer Bisnis Mikro BRI Sragen, Sri Widaya didampingi pengurus YBM Brilian Yogyakarta, Isna Irawan mengatakan, bantuan ini adalah salah satu program YBM RO Yogyakarta untuk kepedulian.
"Semoga bermanfaat, kebetulan YBM membantu mulai dari nol sebesar Rp 96 juta untuk kelompok tani milenial desa ini. Bantuan full tidak ada potongan atau pajak, seluruhnya untuk masyarakat kelompok tani di desa Kaliwedi," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei