SuaraSurakarta.id - Guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadan, dalam hal penyakit masyarakat, Polresta Solo rutin menggelar operasi dengan sasaran peredaran miras, narkoba, judi, senjata tajam dan prostitusi.
Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, menjelaskan dalam operasi itu, pihaknya mengamankan seorang pria berinisial inisial N (42) warga Baki, Sukoharjo. Dia kedapatan menjual minuman keras di sebuah warung sembako miliknya di wilayah Mojosongo, Jebres, Solo.
"Jadinya, warung tersebut berkedok warung sembako yang menjual kebutuhan pokok sehari - hari ternyata juga menjual minuman keras berbagai merk yang disimpan di dalam kotak indomie kosong tersebut telah disita dan diamankan petugas," kata Kompol Arfian, Selasa (19/03/2024).
"Dari hasil penggeledahan warung sembako tersebut tim sparta berhasil menyita 7 botol miras berbagai merk dengan rincian sebagai berikut 2 botol miras jenis Ciu, 2 botol vodka mansion house, 1 botol anggur putih, 1 botol anggur merah dan 1 botol iceland vodka," ungkapnya.
"Selanjutnya barang bukti dan Penjual tersebut di bawa ke mako Polresta Surakarta untuk di tindak lanjuti sesuai prosedur," tegasnya.
Dihubungi secara terpisah Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, menambahkan bahwa jajarannya akan terus melalukan kegiatan razia operasi penyakit masyarakat. Hal tersebut menjadi agenda rutin Polresta Surakarta dan menindak lanjuti laporan adanya masyarakat.
"Selain itu, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut aktif menjaga kamtibmas diwilayahnya masing-masing. Dan kami berharap bantuan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran miras di wilayah kota Surakarta," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok