SuaraSurakarta.id - Petugas KPPS di wilayah Kota Solo mengungkapkan curahan hati (curhat) usai pelaksanaan Pemilu 2024.
Mereka berkeluh-kesah terkait munculnya pernyataan liar yang menyebut jika Pemilu kali ini penuh dengan kecurangan.
Ketua KPPS 34 Semanggi, Safina Az Zahra mengaku, sedih dan jengkel dengan munculnya isu kecurangan dan menyalahkan petugas KPPS.
Padahal, menurutya, jika ada satu suara saja yang tak sesuai maka akan dicari sampai ketemu.
"Kami sudah bertugas dengan maksimal. Bahkan, untuk mencari 1 suara yang tidak sesuai. Jika tetap dituduh curang tentunya kami merasa kesal juga. Seakan tak dihargai upaya yang kami lakukan," ungkap dia dalam acara 'Sumsuman Pemilu 2024 berjalan lancar, damai dan jurdil' di wilayah Serengan, Kota Solo, Senin (4/3/2024) siang.
Menurutnya, jika ada pihak-pihak tidak terima dan tetap mengatakan kecurangan di Pemilu 2024, agar mereka terjun langsung untuk menghitung sendiri suara yang masuk.
"Kan di sana juga ada saksi partai, paslon, panwas dan disaksikan banyak pihak juga. Semisal, jika ada kecurangan tentulah tidak akan diterima hasil pungutan suara tersebut," ujarnya.
Hal senada juga ditegaskan salah seorang anggota KPPS, Muhtarom. Menurutnya, petugas telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan jujur dan adil.
"Ketika mencuat isu tersebut (kecurangan-red), rasanya sesak dada ini. Kami sudah berupaya maksimal menjaga amanah dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Namun, kok ya tetap ada saja yang bersuara seperti itu," ucap dia.
Baca Juga: Tugas Wali Kota Solo Diserahkan ke Teguh Prakosa, Gibran Rakabuming Raka kini Berada di Inggris
Pria yang bertugas di TPS 34 Kelurahan Semanggi ini mengaku, tersinggung jika ada elit politik yang menyuarakan isu kecurangan.
Seharusnya, mereka menghargai masyarakat yang telah terlibat dalam Pemilu mulai dari petugas KPPS, Saksi, Panwas dan pihak lainnya.
"Kok bisa itu lho, dengan mudahnya mengatakan curang. Kami ini sudah bertugas sejak sebelum hingga hari penyelenggaraan Pemilu. Bahkan, sampai pulang Subuh baru rampung. Saya sangat sakit hati jika dikatakan seperti itu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026