SuaraSurakarta.id - Relawan pendukung Ganjar Mahfud Daulat Rakyat Indonesia atau Gajahmada RI terus bergerak untuk menggalang dukungan.
Relawan Gajahmada yang merupakan peleburan dari Relawan Jokowi-Amin Daulat Indonesia (JADI) mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk mendukung Ganjar-Mahfud.
Deklarator Gajahmada RI, BRM Kusumo Putro menjelaskan, berasal dari komunitas pedagang tradisional Pasar Jongke, Pasar Klithikan Jongke, juru parkir Pasar Jongke dan warga Kampung Joyosudiran Pasar Kliwon yang Srikandi wanita Solo.
"Kami dari relawan Ganjar Mahfud Daulat Rakyat Indonesia Kota Solo mulai bergerak menggalang dukungan semua kelompok atau elemen masyarakat di kampung-kampung," kata Kusumo Putro, Senin (15/1/2024).
Pendekatan juga dilakukan Gajahmada RI kepada warga Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, dan warga Kartotiyasan, Kratonan, Serengan.
Kusumo kemudian mengirim beberapa video deklarasi atau pernyataan dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk Ganjar-Mahfud.
Pria yang juga pengacara kondang Kota Solo kemudian menjelaskan alasannya mengalihkan dukungan politik ke Ganjar-Mahfud setelah melihat situasi bangsa yang dinilai semakin memprihatinkan. Alasan lainnya juga karena dia menilai demokrasi bangsa sudah terciderai.
"Ini kami lakukan melihat situasi politik bangsa yang semakin memprihatinkan. Kami melihat demokrasi bangsa ini sudah terciderai. Mulai hari ini dan kami akan segera mendeklarasikan nama Relawan Gajahmada RI," jelasnya.
Deklarasi Relawan Gajahmada RI menurut Kusumo akan dilakukan di Gedung Sriwijaya Solo pada Rabu (17/1/2024). Acara itu akan dihadiri ribuan orang dan para pimpinan daerah partai politik pengusung Ganjar-Mahfud.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna