SuaraSurakarta.id - Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono menyebut Taman Balekambang Solo, Jawa Tengah masih melewati proses serah terima terlebih dahulu sebelum kemudian dibuka untuk masyarakat umum.
"Ada proses penyerahan aset dari pemborong ke Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), kemudian dari Kementerian PUPR ke kami," katanya di Solo, Jumat 5 Januari 2024.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh laporan kapan serah terima akan dilakukan.
"Prinsipnya pekerjaan sudah selesai 100 persen, tapi ada proses penyerahan aset. Itu kan proses yang harus dilalui," katanya.
Terkait hal itu, pihaknya juga belum dapat memastikan kapan Taman Balekambang mulai dibuka untuk masyarakat umum.
Ia mengatakan langkah yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni mengubah unit pelaksana teknis (UPT) menjadi pusat layanan usaha terpadu (PLUT).
"Dengan fleksibilitas itu kami cari pihak ketiga untuk dikerjasamakan," katanya.
Mengenai mekanisme kerja sama, pihaknya juga belum dapat memastikannya, termasuk juga hasil penjajakan yang dilakukan dengan Jatim Park beberapa waktu lalu.
"Untuk mencari pihak ketiga, mencari investor itu kan ada prosesnya. Mau pakai mekanisme KSP (kerja sama pemanfaatan) atau sewa, itu kan ada pilihan-pilihannya. Dengan Jatim Park baru penjajakan saja, belum mengerucut ke mekanisme yang mana," katanya.
Baca Juga: Bakal Dibuka Januari 2024, Ini Potret Wajah Baru Taman Balekambang Solo di Era Gibran
Dia mengatakan dengan diperbarui kawasan Balekambang maka perlu penanganan yang lebih baik.
"Karena pemeliharaan jadi besar, butuh biaya operasional juga besar," katanya.
Disinggung mengenai pengenaan tarif masuk Taman Balekambang, ia memastikan akan dilakukan mengingat Taman Balekambang merupakan kawasan wisata.
"Mestinya berbayar. Meskipun itu ruang terbuka hijau kan Balekambang adalah kawasan wisata. Perda kita tentang pajak dan retribusi daerah menetapkan untuk masuk ke kawasan wisata dikenakan retribusi. Pokoknya warga yang masuk area Balekambang, warga Solo atau luar Solo," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!
-
Bupati Klaten Terjaring OTT KPK di Rumah Dinas, Begini Reaksi Sang Wakil Bupati
-
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK
-
Bangun Ekonomi Desa, BRI Dukung Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
-
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK