SuaraSurakarta.id - Gangguan kesehatan mental disebut-sebut menjadi penyebab seseorang melakukan bunuh diri atau mengakhiri hidupnya.
Psikiater sekaligus Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional DR Dr Nova Riyanti Yusuf memberikan cara-cara awal untuk mengidentifikasi dan menyikapi orang terdekat yang mengalami gangguan mental dan berpotensi mengakhiri hidupnya.
Nova menyebut cara awal yang dapat dilakukan orang terdekat, adalah melakukan 3P, yakni mendeteksi Pikiran, Perasaan, dan Perilaku mereka.
"Untuk identifikasi sebenarnya hal-hal yang sederhana tapi tidak jauh dari pikiran, perasaan dan perilaku mereka, ada perubahan kecil yang mungkin tidak kita sadari, misal sering mengurung diri di kamar," ujar Nova dikutip dari ANTARA pada Selasa (12/12/2023).
Selain itu, Nova mengatakan, perubahan orang yang depresi atau mengalami gangguan kesehatan mental lainnya bisa dicirikan dengan berhenti melakukan suatu hal yang biasanya mereka sukai.
Meski tidak seluruhnya, orang dengan depresi, menurut Nova, umumnya tidak ada gairah untuk melakukan apa pun dalam hidupnya.
Mereka akan merasa tidak berdaya atau tidak menemukan pentingnya hidup di dunia. Mereka mungkin akan memberikan pandangan bahwa hidup di dunia adalah hal yang melelahkan dan tidak ada artinya, meski menyampaikannya diiringi dengan candaan.
Menunjukkan perhatian adalah hal pertama yang bisa dilakukan bila memiliki orang terdekat dengan gangguan mental.
"Tidak perlu menyinggung apa yang ia alami dan berniat menyelesaikan masalahnya, cukup misal berikan segelas kopi dan mengajaknya berbicara hal lain, dengan ini dia akan merasa bahwa masih ada orang yang peduli dengannya," kata Nova.
Selain menunjukkan perhatian, tidak meremehkan masalah atau perasaan yang mereka alami adalah suatu keharusan sebagai orang terdekat. Terkadang, mereka juga tidak sedang membutuhkan saran, dan hanya ingin didengar.
"Semua orang pasti mempunyai masalah, tapi ini adalah tentang bagaimana kita memberikan perhatian, tidak perlu menanyakan ‘kamu kenapa?’, cukup dengan hal-hal kecil, mengajak minum kopi, atau sekadar mengirimkan makanan dapat membuatnya merasa dipedulikan," imbuh Nova.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo