Setelah ada kejadian ini, lalu di share di grup WA khususnya grup kecamatan ternyata dibeberapa desa juga mengalami hal yang sama. Itu di Desan Banaran, Plumbon, Toyogo terus Banyurip.
"Saat saya share di grup kecamatan itu ternyata desa lain juga mengalami hal yang sama," imbuhnya.
Diakuinya selama menjabat kades dua periode baru kali ini mengalami kejadian seperti ini. Saat menemukan sempat cari tahu sampai keliling keliling sampai di rumah terus di cari halaman rumah rumah perangkat desa tidak ada.
"Ini semacam bareng-bareng. Kita bakar aja tapi ada tulisan tapi beda-beda per desa," ucapnya.
Ditambahkan kembang kantil kalau kata orang jawa itu seperti sayang biar di welas asih. Hanya saja waktu pertama sempat kaget banget dan itu juga ditemukan beberapa di desa lain.
"Mungkin tujuannya ya untuk 2024, tidak tahu arahnya. Ini heboh banget kemarin khususnya di kalangan perangkat desa," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan