Karena itu, VOC mengajak Raden Mas Said untuk berunding. Pada 17 Maret 1757 dilakukan Perjanjian Salatiga. Hasil perjanjian itu, Raden Mas Said diberi kekuasaan di wilayah Kedaung, Matesih, Honggobayan, Sembuyan, Gunungkidul, Pajang Utara, dan Kedu.
Raden Mas Said diperkenankan mendirikan kerajaan, akan tetapi tidak boleh sama dengan Kesultanan maupun Kasunanan. Ia kemudian bergelar Kanjeng Gusti Adipati Arya Mangkunegara I. Posisinya setingkat dengan adipati dan mendirikan istananya di Banjarsari berupa Pura Mangkunegaran.
Meski setingkat adipati, akan tetapi Pura Mangkunegaran dan wilayah kekuasaannya adalah otonom. Mereka memiliki pasukan tersendiri, bahkan memiliki legiun Mangkunegaran, yang merupakan tentara yang paling profesional di Asia Tenggara pada masanya.
Mangkunegara memang setingkat adipati, akan tetapi rakyatnya memperlakukannya bak raja. Mangkunegara mampu menggerakkan kebudayaan, ekonomi, militer, dan politiknya sendiri. Pada masa Mangkunegara IV, Pura Mangkunegaran mencapai masa keemasannya.
Tidak hanya memperbaiki bangunan Pura Mangkunegaran, akan tetapi juga membangun pabrik gula Colomadu dan Tasikmadu. Gebrakan tersebut yang membuat ekonomi Pura Mangkunegaran sangat maju. Itulah sejarah Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegaran yang ada Solo.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin
-
Ribuan Warga Solo Serbu Meet & Greet Harusnya Horror, Reza Arap: Senang Banget!