SuaraSurakarta.id - Duet Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono mampu menang di Kota Solo yang terkenal sebagai kandang banteng pada Pilpres 2009.
Kemenangan tersebut menjadi motivasi dan pelajaran bagi tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk bisa meraih hal serupa di Pilpres 2024 mendatang.
"Pada Pilpres 2009, Demokrat bisa menang di Kota Solo. Kenapa kita tidak yakin, kita harus percaya diri pasangan Prabowo-Gibran bisa menang," terang Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran Kota Solo, Ardianto Kuswinarno, Rabu (1/11/2023).
Ardianto menjelaskan, jika bicara soal kandang bahwa mayoritas PDIP, namun Partai Demokrat saat itu menang menjadi pembelajaran buat semuanya dan menjadi motivasi.
"Kita akan belajar, kita akan berguru dengan beliau-beliaunya. Partai Demokrat kok bisa menang di tahun 2009, ini kolaborasi, inilah koalisi yang harus kita saling diskusikan, bagaimana cara memenangkan, bagaimana cara bisa menarik simpati dengan tidak mengobok-obok air sudah bening menjadi tidak keruh," papar Ketua DPC Gerindra Solo ini.
Ardianto menegaskan partai KIM akan menunjukan bahwa ini adalah koalisi besar yang punya semangat untuk memenangkan Prabowo-Gibran.
"Kalau kita tidak optimis, perang belum apa-apa kita sudah kalah atau tidak berani. Tidak akan mustahil kita nantinya bisa menang," sambung anggota DPRD Solo ini.
Ketua DPC Demokrat Solo Supriyanto mengatakan saat 2009 lalu Pak SBY menang 51 persen suara, sedangkan Bu Mega hanya 41 persen dan Jusuf Kalla meraih 8 persen.
Menurutnya bahwa basic di Kota Solo ini adalah nasionalis dan itu kuat bisa mencapai 85 persen. Itu bisa memungkinkan menjadi segmen target buat dicapai untuk memenangkan Prabowo-Gibran.
"Ini sangat memungkinkan dengan koalisi besar semua bergerak sampai akar rumput. Ini memungkinkan pasti menang pasangan Prabowo-Gibran di Solo," ungkap dia.
Sementara itu Ketua DPD II Golkar Solo Sekar Tandjung mengatakan bahwa Partai Golkar pernah menang di Solo pada masanya.
Sehingga diharapkan semangat- semangat dan eksistensi partai Golkar yang telah terbangun sejak lama akan meningkat kembali, menunjukan kembali semangatnya.
Ini agar sama-sama bisa memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Kami harap warga bisa terus mengikuti apa yang menjadi langkah-langkah KIM di Kota Solo. Sehingga gelora dan semangat yang dikeluarkan oleh masing-masing partai bisa menyasar lebih banyak lagi konstituen untuk mendukung capres dan cawapres kami," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen