SuaraSurakarta.id - Tidak kurang dari 12 jam, pelaku pembunuhan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, Wahyu Dian Silviani (34) di Perumahan Graha Sejahtera Tempel (GST) Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo akhirnya tertangkap.
Pelaku berinisial DF (23) warga Dukuh Taru RT 02 RW 05 Desa Tempel, Kecamatan Gatak. Pelaku tidak lain adalah kuli bangunan yang bekerja merenovasi rumah korban.
Penangkapan pelaku hasil dari penyelidikan yang dilakukan tim khusus yang dibentuk Polres Sukoharjo dan diback up Polda Jateng.
"Alhamdulillah, tidak sampai 12 jam kasus ini terungkap, dini hari tadi. Setelah dicek pelaku bukan teman dekat, bukan pacar atau yang kenal," terang Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit saat jumpa pers di Polsek Gatak, Jumat (25/8/2023).
Untuk lokasi penangkapan di rumah pelaku. "Penangkapan di rumahnya. Di rumah pelaku tidak bisa tidur," lanjut dia.
Setelah diselidiki pelaku adalah yang kerja sama korban, membangun dan merehab rumahnya. Pelaku dengan tegas menghabisi nyawa korban karena sakit hati atas perkataan korban.
"Motif pelaku itu sakit hati, terus dengan kekerasan dan menguasai barang milik orang lain, HP hilang, serta uang diambil," katanya.
Atas perbuatan yang dilakukan, pelaku melanggar Pasal 340 KUH Pidana atau Pasal 338 KUH Pidana atau Pasal 339 KUH, Pidana atau Pasal 365 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman.
"Hukuman maksimal hukuman mati," tandas dia.
Baca Juga: Surat Cinta Istri Iwan Boedi: Satu Tahun Menanti Kasus Pembunuhan Suaminya Terselesaikan
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis